Anggaran Insentif Covid-19 Rp 1 M Hilang? Dewan Panggil Dinkes dan Manajemen RSUD Manna

Belum selesai permasalahan oknum dokter melakukan penolakan pasien. Kembali datang persoalan anggaran jasa insentif covid senilai 1 M dikabarkan hilan

Ahmad Sendy Kurniawan Putra/TribunBengkulu.Com
Komisi III DPRD Bengkulu Selatan lakukan sidak ke RSUD HD Manna, Senin (12/12/202) Dewan temukan anggaran senilai Rp 1 Miliar Hilang. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Belum selesai permasalahan oknum dokter melakukan penolakan pasien, kembali datang persoalan anggaran jasa insentif covid senilai Rp 1 Miliar dikabarkan hilang.

 

Hal tersebut diketahui, usai sidak (inspeksi mendadak) dilakukan Komisi III DPRD Bengkulu Selatan, Senin (12/12/2022).

 

Dengan munculnya persoalan itu maka kembali mencuat persoalan anggaran insentif yang awalnya juga diminta kejelasanannya oleh seorang dokter RSUD HD Manna, yang mana dari informasinya jasa insentif mereka masih ada yang belum dibayarkan.

Baca juga: Ibu Muda asal Seluma Meninggal Kecelakaan di Bengkulu Selatan Usai Tabrak Median Jalan

 

Dari informasi yang dihimpun TribunBengkulu.com dilapangan, dana tersebut pernah dianggarkan di APBD Bengkulu Selatan tahun 2022 dengan peruntukan insentif dokter dari pemerintah daerah, senilai Rp 1 miliar melalui Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan.

 

Namun, hingga saat ini belum diketahui kejelasan dari anggaran tersebut.

 

"Kalau masalah kejelasan anggaran tersebut silakan tanya langsung ke dinas terkait yaitu Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan," ungkap Direktur RSHD Manna dr. Debi saat dihadapan anggota Komisi III DPRD Bengkulu Selatan, Senin (12/12/2022).

 

Bahkan, Direktur menyampaikan anggaran tersebut sempat diajukan untuk diambil oleh pihak RSUD HD Manna. Namun, anggaran tersebut hilang tidak tahu kemana.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved