Pemprov Bengkulu Dorong Percepat Program Implementasi Kurikulum Merdeka

BPMP mendorong agar optimal. Pasalnya, masih ditemui sejumlah daerah masih memiliki Pekerjaan Rumah (PR) untuk penerapan IKM.

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: M Arif Hidayat
Jiafni Rismawarni/TribunBengkulu.com
Kepala BPMP Provinsi Bengkulu, Widyati Rosita mengatakan Pemprov Bengkulu terus mendorong optimal penerapan IKM di Provinsi Bengkulu. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Baru Kabupaten Bengkulu Utara dan Mukomuko, yang mendapatkan nilai tertinggi untuk penghargaan dari Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bengkulu kategori proporsi sekolah Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) tertinggi di Bengkulu.

Kepala BPMP Provinsi Bengkulu, Widyati Rosita mengatakan untuk penerapan IKM di Provinsi Bengkulu, pihaknya masih mendorong agar optimal. Pasalnya, masih ditemui sejumlah daerah masih memiliki Pekerjaan Rumah (PR) untuk penerapan IKM.


"Makanya kami terus lakukan percepatan Program Merdeka Belajar. Terutama program prioritas, seperti pemanfaatan platform merdeka belajar," kata Widyati, usai penutupan kegiatan Diseminasi Penjamin Mutu Pendidikan guna mempercepat program merdeka belajar, Senin (19/12/2022).

Ia menjelaskan dalam diseminasi Penjamin Mutu Pendidikan ini, diikuti oleh 221 peserta yang terdiri dari Kepala sekolah, pengawas, dan Dinas pendidikan dari seluruh wilayah di Provinsi Bengkulu.

"Kita memaparkan hasil capaian, sesuai dengan arahan dari Pak gubernur menjadi tugas kita semua, kita harus melakukan elaborasi untuk melaksanakan PR , " jelasnya.

Apalagi dalam IKM ini, memiliki program prioritas yang selalu digaungkan saat audiensi atau pelaksanaan kerjasama, baik dengan pemerintah daerah maupun dengan perguruan tinggi.

Juga pemanfaatan rapor pendidikan dalam rangka rencana berbasis data dan Asesment Nasional Berbasis Kompetensi (ANBK). Yang juga telah dilakukan evaluasi dan rekomendasi ke sejumlah sekolah, atas penerapan IKM ini.

"PR ini tentang hasil ANBK, hasil rapot pendidikan, perencanaan berbasis data, pengelolaan dana BOS, bagaimana pengelolaan DAK fisik. Jadi PR PR yang sudah ada rekomendasi nya ini,  coba kita perbaiki nanti," paparnya.

Selain ANBK itu, juga meliputi pengolahan dana BOS melalui Aplikasi Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (ARKAS) dan pemanfaatan Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah).

"Meskipun masih minim sekolah yang membuka, untuk itu kami mendorong untuk itu. bagaimana mereka akan melakukan perubahan di 2023, jika rapot nya tidak dibuka," pesannya.

Padahal rapot pendidikan itu adalah hasil ANBK. Dan hanya ada dua , literasi dan numerasi, dua kompetensi ini selalu mendapatkan nilai terendah.

Dalam kesempatan itu,  BPMP Provinsi Bengkulu memberikan penghargaan kepada Dinas Pendidikan untuk kategori proporsi sekolah Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) tertinggi di Bengkulu yaitu Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara, Dinas Pendidikan Kabupaten Mukomuko dan Dinas Pendidikan Kota Bengkulu.

Selanjutnya kategori proporsi akses Platform Merdeka Mengajar (PMM) level lulus topik tertinggi yaitu Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara, Dinas Pendidikan Kabupaten Mukomuko dan Dinas Pendidikan Kabupaten Rejang Lebong.

Kategori proporsi unduh otomatis rapor pendidikan yaitu Dinas Pendidikan Kabupaten Kepahiang, Dinas Pendidikan Kota Bengkulu dan Dinas Pendidikan Kabupaten Mukomuko.

Terakhir kategori dengan jumlah komunitas terbanyak yaitu Dinas Pendidikan Kabupaten Kepahiang, Dinas Pendidikan Kabupaten Rejang Lebong dan Dinas Pendidikan Kabupaten Seluma.

Sebelumnya, Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah berpesan agar semua pihak dalam mendukung penerapan IKM ini. Apalagi, saat ini ada perubahan kurikulum yang mendasar sehingga pola pendidikan dengan merdeka belajar dan merdeka mengajar.

"Jadi memang guru dan institusi mengajar itu harus belajar juga untuk mengajari siswanya, sehingga menjadi tanggung jawab semua dari balai, dari dinas, dan tentu saya sebagai gubernur," ucap Rohidin.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved