Pabrik Sawit di Bengkulu Tengah Kembali Naikkan Harga TBS Rp 150, Tertinggi Rp 2.200 Perkilogram

Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Bengkulu Tengah mengalami peningkatan Rp 15 perkilogram dan harga tertinggi menyentuh Rp 2.200

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: M Arif Hidayat
Suryadi Jaya/Tribunbengkulu.com
Pasokan TBS sawit di Kabupaten Bengkulu Tengah menurun, harga Sawit pun ikut-ikutan turun, Selasa (13/12/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Bengkulu Tengah mengalami peningkatan Rp 15 perkilogram dan harga tertinggi menyentuh Rp 2.200 perkilogram, Sabtu (24/12/2022). 

Peningkatan harga tersebut disebabkan harga CPO ditender PT Kharisna Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) juga mengalami peningkatan.

Selain itu, peningkatan harga TBS ini juga dikarenakan pasokan TBS sawit yang masih rendah di sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) yang ada di Bengkulu Tengah. 

Bahkan sejumlah PKS yang berada di Kabupaten Bengkulu Tengah 'sepi pengunjung' dalam empat bulan terakhir. 

Bukan tanpa alasan, meski harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mengalami peningkatan, namun jumlah pasokan TBS justru mengalami penurunan. 

Dari pantauan TribunBengkulu.com, pasokan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di PT Palma Mas Sejati dan sejumlah PKS lainnya tampak sepi pada Sabtu (24/12/2022).

Salah satu supplier TBS Sawit di Bengkulu Tengah, Denny menjelaskan, bahwa TBS sawit yang saat ini sudah memasuki musim trek atau sedikit berbuah. 

"Memang musim buah nge-trek, biasanya dalam satu pohon bisa panen sampai tiga tandan kalau sekarang hanya satu tandan kadang bahkan tidak ada," kata Denny. 

Musim trek tersebut diperparah juga dengan kondisi para petani yang belum mampu melakukan perawatan dan pemupukan di kebun. 

“Sawit itu pohon yang jujur, kalau dirawat dengan maksimal maka buahnya juga akan bagus dan banyak, tetapi sekarang dengan harga yang rendah petani tidak bisa melakukan itu," ujar Denny. 

Dengan pasokan TBS sawit yang masih rendah, harga TBS sawit mengalami peningkatan meski hanya Rp 15 perkilogram.

"Harga TBS sawit naik Rp 15 perkilogram di PT Palma Mas Sejati, sedangkan di PKS lain belum mengalami peningkatan," ujar Denny. 

Diketahui harga TBS sawit di PT Citra Sawit Lestari masih bertahan diharga Rp 2.090 perkilogram. 

Untuk di PT Agra Sawitindo juga masih bertahan diharga Rp 2.200 perkilogram dan untuk harga di PT Palma Mas Sejati mengalami peningkatan Rp 15 dari harga Rp 2.125 menjadi Rp 2.140 perkilogram.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved