Ada 2000 Rumah Tak Layak Huni di Kepahiang Provinsi Bengkulu Butuh Direhab

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kepahiang mencatat adanya 2000 Rumah Tak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu.

Panji Destama/ Tribunbengkulu.com
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kepahiang Rudy Andi Silalaho saat diwawancara terkait Rumah Tak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, Senin (26/12/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kepahiang mencatat adanya 2000 Rumah Tak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kepahiang Rudy Andi Silalaho menjelaskan, lebih kurang ada 2000 RTLH yang tercatat milik masyarakat tidak mampu wajib dilakukan renovasi. 

"Untuk Kepahiang di tahun 2022 tidak mendapatkan kuota bedah rumah oleh pemprov, untuk tahun depan 2023 sudah kembali diusul kan," ungkap Rudy Andi Silalaho, Senin (26/12/2022) siang. 

Setiap bulannya dari masyarakat, pemerintah desa dan kelurahan ada mengusulkan untuk bedah rumah ke Dinas PUPR. 

Bedah rumah ataupun renovasi rumah layak huni ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat kabupaten Kepahiang, karena dapat dilihat setiap bulan selalu ada usulan. 

Dari usulan ini, diharapkan di tahun 2023 nanti sekitar 2000 RTLH dapat terlaksana bedah rumah ataupun renovasi untuk masyarakat. 

"Memang usulan pertama hanya 1500 RTLH, namun setiap bulan bertambah usulan lagi hingga 2000 RTLH," jelasnya. 

Pihaknya berharap dengan dialokasikannya dana di tahun depan, bisa terlaksana pengusulan bedah rumah di Kabupaten Kepahiang untuk dapat membantu masyarakat mendapatkan hidup yang lebih layak.

Baca juga: Rumah Warga Bengkulu Dibobol Maling, Pelaku Gasak Emas 27 Gram dan Tabungan Anak

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved