Anggota Satpol PP Dianiaya

Anggota Satpol PP Bengkulu Selatan Dipukuli Pedagang, Kasatpol PP: Tetap Proses Hukum

Anggota Satpol PP Kabupaten Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu menjadi korban penganiayaan saat sedang bertugas.

Polres Bengkulu Selatan
Anggota Satpol PP Kabupaten Bengkulu Selatan Lupita Maya Sari (24) saat melaporkan penganiayaan yang dialaminya saat sedang bertugas menertibkan pedagang Pasar Kutau, Minggu (25/12/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Anggota Satpol PP Kabupaten Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu menjadi korban penganiayaan saat sedang bertugas.

Korbannya, Lupita Maya Sari (24), warga Desa Padang Lebar Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan.

Perempuan yang berkerja sebagai Anggota Satpol PP Bengkulu Selatan itu dianiaya saat menjalankan tugas menertibkan pedagang di Pasar Kutau di Kecamatan Kota Manna.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (25/12) sekitar pukul 09.02 WIB. Saat itu korban bersama anggota Satpol PP lainnya sedang menertibkan pedagang di Pasar Kutau.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Bengkulu Selatan Erwin Muchsin menegaskan akan tetap membawa perkara untuk diselesaikan secara hukum. Sebagai efek jera dan pembelajaran bagi para pedagang

"Kalau masalah diselesaikan dengan kekeluargaan mungkin tidak. Mungkin perkara itu tetap lanjut sesuai dengan laporan. Biar nanti sebagai salah satu pembelajaran juga bagi para pedagang dan juga kami," kata Kasat Pol PP Erwin Muchsin kepada TribunBengkulu.com, Senin (26/12/2022).

Bahkan, nantinya Satpol PP Kabupaten Bengkulu Selatan setiap akan melakukan penertiban terhadap pedagang akan melakukan penambahan personel.

"Jika sudah dengan jumlah anggota yang banyak, kemungkinan adanya tindak pidana kekerasan juga minim dan berkurang nantinya," jelasnya.

Polisi Belum Tetapkan Tersangka

JP (29), warga Desa Pagar Dewa, Bengkulu Selatan terlapor pemukulan Anggota Satpol-PP Kabupaten Bengkulu Selatan, menjalani pemeriksaan di Polres Bengkulu Selatan, Senin (26/12/2022).

Terlapor JP, menjalani pemeriksaan di Bengkulu Selatan sebagai saksi dan dimintai klarifikasi dalam perkara penganiayaan yang terjadi di Pasar Kutau, Kota Medan, Bengkulu Selatan, Minggu (25/12/2022).

"Yang kita periksa memang terlapor, tetapi baru pemeriksaan awal saja sebagai saksi," kata Kanit Pidum Satreskrim Polres Bengkulu Selatan, Ipda Dodi Heriansyah kepada TribunBengkulu.com, Senin (26/12/2022).

Dari pengakuan JP, dirinya memukul Anggota Satpol PP dikarenakan, mendapatkan informasi bahwa istrinya ribut dengan Anggota Satpol-PP yang lagi menertibkan Pasar.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved