Anggota Satpol PP Dianiaya

Pelaku Pemukulan Satpol PP di Bengkulu Selatan Diperiksa Polisi, Belum Ditetapkan Tersangka

JP (29), warga Desa Pagar Desa terlapor pemukulan Anggota Satpol PP Kabupaten Bengkulu Selatan, mendatangi panggilan Polres Bengkulu Selatan guna memb

Ahmad Sendy Kurniawan Putra/TribunBengkulu.Com
JP (29), warga Desa Pagar Dewa terlapor pemukulan Anggota Satpol PP Kabupaten Bengkulu Selatan, mendatangi panggilan Polres Bengkulu Selatan, pada Senin (26/12/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - JP (29), warga Desa Pagar Dewa, Bengkulu Selatan terlapor pemukulan Anggota Satpol-PP Kabupaten Bengkulu Selatan, menjalani pemeriksaan di Polres Bengkulu Selatan, pada Senin (26/12/2022).

Terlapor JP, menjalani pemeriksaan di Bengkulu Selatan sebagai saksi dan dimintai klarifikasi dalam perkara penganiayaan yang terjadi di Pasar Kutau, Kota Medan, Bengkulu Selatan, Minggu (25/12/2022).

"Yang kita periksa memang terlapor, tetapi baru pemeriksaan awal saja sebagai saksi," kata Kanit Pidum Satreskrim Polres Bengkulu Selatan, Ipda Dodi Heriansyah kepada TribunBengkulu.com, Senin (26/12/2022).

Dari pengakuan JP, dirinya memukul Anggota Satpol PP dikarenakan, mendapatkan informasi bahwa istrinya ribut dengan Anggota Satpol-PP yang lagi menertibkan Pasar.

Mendengar hal tersebut, tidak banyak bicara dirinya langsung memukul Anggota Satpol PP sebanyak 2 kali pukulan di bagian kepala belakang dan juga mencekik bagian leher.

Untuk diketahui, terlapor belum ditetapkan sebagai tersangka. Dengan alasan hasil visum korban belum diketahui. Jika sudah keluar hasil visum maka penyidik baru bisa menyimpulkan.

"Memang belum kita tetapkan sebagai tersangka, kita masih menunggu hasil visum," ungkap Kanit Pidum.

Satpol PP Dipukul Pedagang

Lupita Maya Sari (24), warga Desa Padang Lebar Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu mengaku menjadi korban penganiayaan.

Perempuan yang berkerja sebagai Anggota Satpol PP Bengkulu Selatan itu dianiaya saat menjalankan tugas menertibkan pedagang di Pasar Kutau di Kecamatan Kota Manna.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (25/12) sekitar pukul 09.02 WIB. Saat itu korban bersama anggota Satpol PP lainnya sedang menertibkan pedagang di Pasar Kutau.

Baca juga: Tol Bengkulu-Taba Penanjung Dibuka saat Libur Nataru, Masuk Tol Masih Gratis Syaratnya Ini

Kemudian ada pedagang tahu tempe yang berjualan tidak pada tempatnya.

Korban kemudian mengarahkan pedagang tersebut untuk berjualan ke tempat yang sudah disesuaikan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro (Disperindagkop UM) Kabupaten Bengkulu Selatan. Namun pedagang menolak dan melakukan perlawanan.

Korban dipukul oleh pedagang yang mengakibatkan korban mengalami luka memar di pundak dan sakit di leher. Tidak terima atas kejadian tersebut, korban melaporkan pelaku ke polisi.

Kasi Humas Polres Bengkulu Selatan, AKP Sarmadi membenarkan, adanya laporan tersebut dan sedang dalam proses penyelidikan.

"Laporan sudah diterima, masih proses lidik," kata Kasi Humas, AKP Sarmadi kepada TribunBengkulu.com, Senin (26/12/2022).

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved