Pelaku Pemukulan Anggota Satpol PP di Bengkulu Selatan Dijerat Tipiring, Alasannya Ini

Babak baru, laporan dugaan penganiayaan dua Anggota Satpol PP Bengkulu Selatan, Lupita Maya Sari dan Rio Virnando.

Ahmad Sendy Kurniawan Putra/TribunBengkulu.Com
JP (29), warga Desa Pagar Dewa terlapor pemukulan Anggota Satpol PP Kabupaten Bengkulu Selatan saat mendatangi panggilan Polres Bengkulu Selatan, pada Senin (26/12/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Babak baru laporan dugaan penganiayaan dua Anggota Satpol PP Bengkulu Selatan, Lupita Maya Sari dan Rio Virnando.

Setelah laporan diproses penyidik Unit Pidum Satreskrim Polres Bengkulu Selatan, pelaku berinisial JF (29), warga Desa Pagar Dewa Kecamatan Kota Manna akan dikenakan tindak pidana ringan (tipiring).

“Hasil visum korban sudah diterima. Korban hanya cidera tidak terlalu parah, pelaku akan disidang tipiring,” kata Kanit Pidum, Ipda Dodi Heriansyah, kepada TribunBengkulu.com, Rabu (28/12/2022).

Penyidik akan mengajukan sidang tipiring ke Pengadilan Negeri Manna awal tahun depan.

Sementara menunggu proses sidang, pelaku tidak ditahan, hanya dikenakan wajib lapor. Status pelaku juga belum ditetapkan sebagai tersangka.

“Sidang Tipiring kemungkinan awal tahun depan. Kami masih akan melengkapi berkas-berkas dulu,” ungkap kanit pidum.

JF tidak diproses pidana sesuai yang tertuang dalam KUHP karena penganiayaan terhadap korban tidak menimbulkan cidera terlalu parah.

Ditambah lagi terlapor dan korban sudah melakukan mediasi. Hal itu menjadi pertimbangan dalam proses perkara tersebut.

Diberitakan TribunBengkulu.com sebelumnya, dugaan penganiayaan dialami kedua korban pada Minggu (25/12/2022) lalu. Ketika itu keduanya sedang bertugas menertibkan pedagang di Pasar Kutau bersama Anggota Satpol PP lainnya.

Saat menertibkan lapak berjualan tahu tempe milik pelaku, anggota Satpol PP mendapat perlawanan. Kemudian terjadi ribut mulut hingga berujung bentrok fisik antara korban dan pelaku.

Akibat pemukulan tersebut, Lupita mengalami sakit di leher, sedangkan Rio memar di leher dan pundah sebelah kiri. Kericuhan ini sempat diabadikan atau terekam video salah seorang pedagang.

 

Baca juga: Anggota Satpol PP Bengkulu Selatan Dipukuli Pedagang, Kasatpol PP: Tetap Proses Hukum

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved