Soal Wacana Pemilu Proporsional Tertutup, Ketua KPU Provinsi Bengkulu Pilih 'No Comment'

Menurut Irwan, wacana ini prosesnya akan tergantung di Mahkamah Konstitusi (MK). Semuanya tergantung pertimbangan hakim MK.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Jiafni Rismawarni/TribunBengkulu.com
Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra masih enggan berkomentar banyak terkait wacana pengembalian sistem pemilu ke sistem pemilu proporsional tertutup. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra enggan berkomentar banyak terkait wacana pengembalian sistem pemilu ke sistem pemilu proporsional tertutup.

"Saya no comment kalau itu," kata Irwan kepada TribunBengkulu.com, Jumat (30/12/2022).

Menurut Irwan, wacana ini prosesnya akan tergantung di Mahkamah Konstitusi (MK). Semuanya tergantung pertimbangan hakim MK.

Sementara, KPU sendiri hanya sebagai pengguna keputusan yang dibuat oleh MK, apakah akan kembali ke sistem pemilu proporsional tertutup atau tidak.

"Nanti keluar regulasi yang baru, kita ikuti. Tetap menggunakan regulasi yang lama juga kita ikuti yang lama itu," kata Irwan.

Sistem pemilu proporsional tertutup adalah sistem pemilu di mana masyarakat hanya memilih partai saja.

Kemudian, partai yang akan menentukan siapa saja kadernya yang akan duduk sebagai anggota DPRD. 

Partai akan menentukan urutan kadernya, dari nomor terendah hingga nomor tertinggi. Biasanya, kader dengan nomor urut terendah yang akan mendapatkan urutan pertama jadi anggota legislatif, diikuti kader nomor urut berikutnya, tergantung jumlah suara yang didapat partai.

Sementara, sistem yang berlaku di beberapa pemilu sebelumnya, masyarakat memilih calon legislatifnya sendiri.

Dengan demikian, caleg dengan nomor urut tinggi di partainya juga bisa terpilih, tergantung jumlah suara yang didapat caleg tersebut.

Baca juga: Ada Putusan MK soal Penataan Dapil, Berubahkah Dapil DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota Pemilu 2024?

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved