Rabu, 22 April 2026

Inter Milan

Gelandang Muda Inter Milan Tibo Persyn Nyaman di Eindhoven, Tapi Nerazzurri Enggan Menjualnya

Gelandang muda Inter Milan, Tibo Persyn mulai menujukan kematangan bermainnya di Eindhoven. Apalagi, Tibo Persyn merasa waktunya bersama Inter Milan

Penulis: Achmad Fadian | Editor: M Arif Hidayat
Sempreinter.com
Tibo Persyn berseragam Inter Milan saat berduel dengan lawan. Gelandang 20 tahun itu tak berkecil hati Nerazzurri meminjamkan dia ke Eindhoven musim ini. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Gelandang muda Inter Milan, Tibo Persyn mulai menujukan kematangan bermainnya di Eindhoven.

Apalagi, Tibo Persyn merasa waktunya bersama Inter Milan tidak berjalan sesuai rencana, namun ia senang dengan arah kariernya di Belanda.

Berbicara kepada outlet berita Belanda VoetbalZone, Tibo Persyn memberikan pendapatnya tentang perkembangan kariernya sejak ia bergabung dengan jajaran pemain muda Inter Milan dari Club Brugge pada tahun 2018.

Baca juga: Jelang Derby Inter Milan Vs Napoli, Romelu Lukaku Sebut Victor Osimhen Striker Terbaik di Dunia

Tibo Persyn bergabung dengan akademi muda Inter Milan dari Brugge pada tahun 2018 lalu, tetapi waktunya sangat disayangkan, karena periode ketika dia seharusnya menjadi miliknya sangat terganggu oleh pandemi COVID-19 kala itu.

Pemain Belgia itu berjuang untuk membuat kesan yang dia dan Inter Milan harapkan bersama tim Primavera Nerazzurri, dan kemudian masa peminjaman pun menyusul.

Sekarang, Tibo Persyn dipinjamkan ke tim Eerste Divisie FC Eindhoven, yang memiliki opsi untuk menjadikan peminjaman tersebut permanen, dan untuk bagiannya sang pemain merasa bahwa keadaan telah berubah menjadi positif setelah perjuangannya di Inter Milan.

Gelandang itu menoleh ke belakang, "Saya berlatih dengan tim utama, tetapi kemudian saya dinyatakan positif COVID-19, yang memengaruhi saya selama sekitar 35-40 hari."

“Di Italia, wajib tinggal di kamar saya di rumah, saya tidak bisa keluar.”

“Begitu saya akhirnya kembali ke lapangan, saya langsung merobek hamstring saya,” kenang Persyn.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“Jadi saya absen selama dua atau tiga bulan lagi.”

"Kemudian musim hampir berakhir pada saat itu."

“Ketika Anda berada di musim terakhir untuk membuktikan diri dengan tim utama, mengalami hal seperti itu sangat buruk,” katanya.

“Kemudian saya dipinjamkan ke Club Brugge, di mana saya berasal dari akademi. ”

“Sangat menyenangkan untuk kembali ke tempat lama saya, tetapi jika dipikir-pikir, itu mungkin bukan keputusan terbaik yang dapat saya buat,” kata Persyn.

“Saya sebenarnya kembali ke klub untuk mendapatkan lebih banyak waktu bermain, tetapi kemudian ketika Anda melihat skuad yang mereka miliki saat itu, akan selalu sulit untuk masuk ke starting eleven reguler.”

“Mungkin saya tidak cukup memikirkannya, dan kemudian keputusan dibuat terlalu tergesa-gesa,” kata sang gelandang tentang kepindahannya ke Brugge.

“Sungguh memalukan bahwa waktu bermain saya sangat sedikit, sejujurnya saya tidak tahu mengapa itu terjadi.”

“Saya tahu saya bisa berbuat lebih banyak dan saya ingin menunjukkan kepada dunia apa yang bisa saya lakukan, sayang sekali saya tidak bisa melakukannya di Brugge,” tambahnya.

Baca juga: Tottenham Hotspur Mau Borong Dua Pemain Inter Milan Sekaligus, Conte Masih Cinta ke Skuad Nerazzurri

Tentang perpindahan pinjamannya ke Eindhoven, Tibo Persyn mengatakan bahwa "Pilihan untuk pindah ke FC Eindhoven dibuat dalam satu atau dua hari, dan menurut saya itu adalah keputusan yang sangat bagus."

“Terkadang Anda harus mundur satu langkah untuk maju dua langkah,” katanya tentang bermain di divisi dua.

“Tim dan staf di FC EIndhoven semuanya kelas satu, dan ini membuat segalanya lebih mudah.”

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved