Jalan Rusak di Bengkulu

Pemprov Bengkulu Alokasikan Rp 1,5 M Perbaiki Jalan Provinsi di Bengkulu Tengah, Dewan: Mubazir Saja

Pemprov Bengkulu telah menganggarkan perbaikan jalan Provinsi di Kabupaten Bengkulu Tengah sebesar Rp 1,5 miliar pada tahun 2023.

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Yunike Karolina
HO Baihaqi
Kondisi jalan provinsi yang berada di Desa Temiang Kecamatan Pagar Jati Kabupaten Bengkulu Tengah mengalami rusak berat sejak lima tahun terakhir, Senin (19/12/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Pemprov Bengkulu telah menganggarkan perbaikan jalan provinsi di Kabupaten Bengkulu Tengah sebesar Rp 1,5 miliar pada tahun 2023.

Hal itu pun mendapat respon dari Doni Erian, anggota Komisi II DPRD Bengkulu Tengah

Menurut Doni, anggaran perbaikan jalan dari Pemprov Bengkulu dinilai sangat kecil dan mubazir saja jika dilakukan. 

"Mubazir saja itu nanti, dapat apa kita dengan anggaran hanya Rp 1,5 miliar itu, sedangkan jalan provinsi yang rusak di Bengkulu Tengah ini mencapai belasan kilometer," ujar Doni kepada TribunBengkulu.com, Kamis (5/1/2023). 

Jika anggaran tersebut direalisasikan dalam bentuk jalan hotmix, Doni berpendapat hanya akan terbangun sepanjang 1 Kilometer saja. 

"Kalau hotmix, paling cuma 1 kilometer, jika tidak Pemprov Bengkulu akan melakukan pengerasan dan penambalan jalan saja, yang paling bertahan hanya 2 bulan saja," kata Doni. 

Diketahui, anggaran di Pemprov Bengkulu untuk perbaikan jalan provinsi totalnya sebesar Rp 14 miliar yang dibagi ke 10 kabupaten/kota.

"Bukannya kita tidak terimakasih, cuma asas manfaatnya menjadi berkurang, karena perbaikan tersebut tidak akan bertahan lama dan masyarakat tidak bisa menikmati jalan yang layak untuk dilewati," ungkapnya. 

Doni pun memberikan usulan kepada Pemprov Bengkulu agar memusatkan perbaikan jalan Provinsi di dua kabupaten/kota agar lebih terlihat dan bisa dimanfaatkan dalam jangka waktu yang panjang. 

"Tahun ini perbaikan Rp 1,5 miliar, nanti tahun depan jalan sudah rusak lagi, perbaiki lagi Rp 1,5 miliar, kan jadi terbuang saja. Mending dari anggaran Rp 14 miliar itu fokuskan perbaikan jalan di dua kabupaten saja, sehingga manfaatnya bisa lebih terasa," beber Doni. 

Sehingga perbaikan jalan bisa dilakukan secara bergantian setiap tahunnya di kabupaten/kota lain. 

"Kalau dalam satu kabupaten itu anggaran mencapai Rp 8 miliar, tentu perbaikan jalan akan sangat terasa dan bisa digunakan dalam waktu yang lama, Kabupaten lain kan bisa dibangun bergiliran," jelas Doni.

 

Baca juga: Jalan Provinsi di Bengkulu Utara Dipasang Plang Status, Anggota DPRD: Hampir 70 Persen Rusak

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved