Sampah di Bengkulu

Excavator TPA Air Sebakul Rusak, Alasan Sampah di Kota Bengkulu Kembali Menumpuk

Sejak Kami lalu (5/1/2023) jasa pengangkut sampah di Kota Bengkulu tak dapat beroperasi. Hal ini dikarenakan, alat berat (ekskavator) di TPA Air Sebak

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Hendrik Budiman
Ho
Terlihat salah satu jasa pengangkut sampah harus memanggul untuk membuang sampah di TPA Air Sebakul, pasalnya alat berat (ekskavator) di TPA rusak sejak beberapa hari lalu. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Sejak Kami lalu (5/1/2023) jasa pengangkut sampah di Kota Bengkulu tak dapat beroperasi.

Hal ini dikarenakan, alat berat (excavator) di TPA Air Sebakul rusak dan hingga hari ini, tak juga dapat beroperasi normal.

Sehingga, sampah-sampah di jalan protokol dan perumahan Kota Bengkulu menumpuk. 

"Alat (ekskavator di TPA) tu la tuo, sebuah pulo. Rusak, la dua hari dua malam kito ni dak pacak buang, " ungkap salah satu sopir angkutan sampah, Beno, Minggu (8/1/2023). 

Ia menjelaskan, dengan terkendala pembuangan sampah ini membuat warga, yang berlangganan jasa pembuangan sampah berang. Pasalnya, sejak tiga hari ini sampah menumpuk di rumahnya.

Baca juga: Pecat dan Lantik Perangkat Desa tanpa Rekomendasi Camat, Ipda Bengkulu Selatan Desak Panggil Kades

"Alat berat rusak. Kemarin kan katonyo dak rehab alat berat, la elok tapi bejalan sebentar rusak lagi. Ekskavator dan jalan berlobang juga disana, tanah kuning. Numpuk sampah kini, dari kampung sampai ke pagar dewa di pinggir jalan tu sampah galo, " sesal Beno. 

Dari informasi yang ia dapat, jika tahun ini anggaran untuk TPA Air Sebakul maupun alat-alat penunjang pengelolaan sampah belum dianggarkan yang menambah persoalan yang disebabkan oleh sampah menumpuk ini. 

"Kami berharap walikota, wawali bisa segera bergerak tentang ini, kami dak pacak kerjo, sampah tu dak biso dibuang cepat. Antre di sano, mobil mobil sampah kecil, buang sampah manual, diangkut seorangan, " jelasnya.

Bahkan akses jalan menuju TPA Air Sebakul sulit dilalui, apalagi usai hujan deras melanda. Selain karena tanah kuning, dan berlumpur. Kondisi jalan yang sempit juga menyulitkan pembuangan sampah ini. 

"Sopir-sopir ni dak pacak buang, kalau ujan, air di TPA sebatas lutut, warga warga la ngomel gara-gara sampah ni, " paparnya. 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved