Pembunuhan di Tebeng Kota Bengkulu

Polisi Kembali Buru 2 DPO Pembunuhan di Tebeng Kota Bengkulu

Tim Resmob Macan Gading Sat Reskrim Polresta Bengkulu masih melakukan pemburuan dua orang lainnya kasus pembunuhan di Kelurahan di Bengkulu

Penulis: Beta Misutra | Editor: Hendrik Budiman
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Kasat Reskrim Polresta Bengkulu, AKP Welliwanto Malau mengatakan, anggota kepolisian masih terus melakukan pencarian terhadap 2 pelaku pembunuhan pemuda di Tebeng, Kota Bengkulu. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Saat ini Tim Resmob Macan Gading Sat Reskrim Polresta Bengkulu masih melakukan pemburuan dua orang lainnya kasus pembunuhan di Kelurahan Kebun Tebeng Kota Bengkulu.

Kedua orang tersebut saat ini sudah masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polresta Bengkulu.

Pertama yaitu atas nama RA (28) seorang buruh harian warga Kelurahan Pagar Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu.

Kedua yaitu atas nama AK (28) yang juga merupakan seorang buruh harian warga Kelurahan Sukarami Kecamatan Selebar Kota Bengkulu.

Untuk perannya kedua orang yang sudah ditetapkan sebagai DPO ini adalah ikut bersama-sama dengan tersangka utama.

Saat tersangka utama melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap korban Mandani (23) di Kelurahan Kebun Tebeng Kota Bengkulu beberapa waktu yang lalu.

"Ada 2 orang yang sudah kita tetapkan DPO dan hari ini kembali kita lakukan pengejaran," ungkap PS Kasat Reskrim Polresta Bengkulu, AKP Welliwanto Malau, Jumat (13/1/2023).

Ditambah dengan 2 orang DPO, artinya ada sekitar 5 orang yang ikut terlibat dalam aksi pembunuhan korban Mandani ini.

Sementara itu terkait dengan apakah hanya 5 orang ini yang baru diketahui, atau justru masih ada pelaku lainnya yang ikut dalam peristiwa tersebut, belum bisa disebutkan oleh pihak Polresta Bengkulu.

"Nanti ya, kalau sudah ada yang terbaru akan kita sampaikan. Sekarang kita lanjut pengejaran dulu," kata Malau.

Motif Perkara Utang

Sementara pelaku utama pembunuhan, MML (23) mengaku nekat membunuh korban Mardani (23) karena perkara hutang.

Korban sempat meminjam uang sejumlah Rp 800 ribu kepada tersangka MML namun tak kunjung dikembalikan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved