Imlek 2023

Kapan Imlek 2023? Intip Persiapan Imlek di Kampung Cina Kota Bengkulu

Tahun baru Imlek 2575 jatuh pada Minggu (22/1/2023) yang tinggal menghitung hari.

Editor: Hendrik Budiman
BETA MISUTRA
Peribadatan warga Tionghoa Kota Bengkulu dalam rangka Perayaan Tahun Baru Imlek 2573, Selasa (1/2/2022) di Vihara Buddhayana Kota Bengkulu. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Tahun baru Imlek 2575 jatuh pada Minggu (22/1/2023) yang tinggal menghitung hari.

Kira-kira sejauh ini bagaimana persiapan Tahun Baru Imlek yang ada di Kampung Cina Kota Bengkulu?.

Tahun baru imlek merupakan perayaan penting bagi warga etnis Tionghoa yang dimulai pada hari pertama bulan pertama di penanggalan Tionghoa dan berakhir dengan Cap Go Meh pada tanggal ke-15.

Lokasi imlek di Vihara Buddhayana di Jalan Panjaitan No 161, Kota Bengkulu, umat buddha sudah melakukan persiapan untuk tahun baru imlek 2023 yang tinggal menjelang hitungan hari lagi.

Pantauan TribunBengkulu.com di lapangan, persiapan yang dilakukan mulai dari pemasangan lampu lampion, penyusunan patung agama, dekorasi, bahkan pengecatan ulang Vihara.

Baca juga: Kilas Balik Sejarah Kampung Cina atau Chinatown di Kota Bengkulu


Terlihat dari luar pagar besi berwarna merah cerah, begitupun di dalamnya penuh dengan patung agama umat buddah yang tersusun rapi.

Lampion cantik berwarna merah cerah sudah bergantungan indah di dalam vihara.

Sementara untuk saat ini sudah ada beberapa umat Buddha yang berdatangan ke vihara yang ada di Kampung Cina untuk berdoa.

Salah satu ibadah yang akan dilakukan oleh umat Buddah namanya ibadah Maha Puja, penyalaan pelita, atau biasa disebut Kheng.

Sedangkan penyalaan lampu pelita salah satu persembahan sebagai lambang penerang.

Selain itu, dilansir dari laman kompas.com, dalam kaender Gregorian, tahun baru Imlek jatuh pada tanggal yang berbeda setiap tahunnya, antara tanggal 21 Januari sampai 20 Februari.

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 03 Tahun 2022 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2023 pemerintah juga memberi cuti pada 23 Januari pada hari Senin.

Sebelumnya, diketahui perayaan Imlek secara terbuka di Indonesia atas jasa Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid

Dimana, melalui Keputusan Presiden (Keppres) No 6 Tahun 2000 yang diumumkan pada 18 Januari 2000, Presiden Abdurrahman Wahid mencabut Inpres No 14 Tahun 1967.

Artinya, warga keturunan Tionghoa tak lagi memerlukan izin khusus untuk mengekspresikan secara publik berbagai aspek dari kepercayaan, kebudayaan, dan tradisi asli mereka.

Dikutip dari Harian Kompas, 6 Februari 2000, Atraksi khas liong dan barongsai yang sempat ditiadakan sejak akhir dekade 60-an akhirnya bisa digelar bahkan di tempat terbuka dan di pemukiman penduduk.

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved