Korupsi Dana Pinjaman Samisake

Banyak Warga Penerima Tak Hadiri Panggilan Penyidik, Jaksa: Datang Saja, Ini Hanya Klarifikasi

Warga yang tidak memenuhi panggilan penyidik, justru akan terindikasi menjadi pihak yang mempersulit penyidikan.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: M Arif Hidayat
Romi Juniandra/TribunBengkulu.com
Kasi Intel Kejari Bengkulu, Riky Musriza. Kejaksaan meminta warga hadir memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai saksi. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Dalam proses pemeriksaan saksi di kasus dugaan korupsi dana bergulir samisake Kota Bengkulu, pihak penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu menemui kesulitan dalam pemeriksaan saksi.

 

Saksi yang merupakan masyarakat penerima dana samisake ini banyak yang tidak hadir saat dipanggil penyidik.

 

Kasi Intelijen Kejari Bengkulu, Riky Musriza meminta warga yang dipanggil untuk dapat memenuhi panggilan tersebut.

 

"Tidak perlu khawatir, karena pemanggilan ini hanya sekedar melakukan klarifikasi terhadap data-data peminjaman yang sudah ada di kita," kata Riky kepada TribunBengkulu.com, Rabu (18/1/2023).

 

Warga yang tidak memenuhi panggilan penyidik, justru akan terindikasi menjadi pihak yang mempersulit penyidikan. Pada gilirannya, mereka terancam pidana menghalang-halangi penyidikan sebagaimana diatur dalam pasal 21 UU Tipikor.

 

Saksi dari warga ini disebutkan cukup banyak, mencapai puluhan orang.

 

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved