Cuaca Ekstrem, Polisi Ingatkan Pengendara Waspada Pohon Tumbang dan Longsor di Bengkulu Tengah

BMKG Bengkulu mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem pada Kamis (19/1/2023) hingga Sabtu (21/1/2023).

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Yunike Karolina
Tribunnews.com
Ilustrasi cuaca. BMKG Bengkulu mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem pada Kamis (19/1/2023) hingga Sabtu (21/1/2023). Polisi pun mengingatkan pengendara untuk waspada pohon tumbang dan longsor saat melintas di Bengkulu Tengah-Kepahiang. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bengkulu mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem pada Kamis (19/1/2023) hingga Sabtu (21/1/2023). 

Peringatan dini tersebut dikeluarkan lantaran hasil prakiraan cuaca menyebutkan akan terjadi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah Kabupaten di Provinsi Bengkulu

Dari pantauan TribunBengkulu.com, hujan lebat disertai petir dan angin kencang terjadi di Kabupaten Bengkulu Tengah, Kamis (19/1/2023) sekira pukul 13.00 WIB. 

Kasi Humas Polres Bengkulu Tengah, Aiptu Farizal mengimbau kepada para pengendara agar dapat berhati-hati saat melintas di area rawan pohon tumbang dan longsor

"Kami dari pihak kepolisian mengimbau agar para pengendara yang ingin menuju Kepahiang dari Kabupaten Bengkulu Tengah atau sebaliknya untuk berhati-hati dan tetap waspada," ujar Farizal. 

Untuk menghindari adanya hal-hal yang tidak diinginkan, jika dirasa perjalanan tidak dimungkinkan bisa berteduh dan menunggu di lokasi yang dirasa aman. 

"Meskipun kita telah melakukan penebangan pohon disejumlah area liku sembilan, tetapi tidak menutup kemungkinan tetap ada pohon yang tumbang jika kondisi cuaca ekstrem seperti saat ini," katanya. 

Selain itu, untuk pengendara yang menggunakan kendaraan roda dua, harus ekstra hati-hati, sebab jarak pandang dalam kondisi hujan semakin pendek dan bisa menyebabkan kecelakaan. 

"Jika ada pohon tumbang atau tanah longsor di area Bengkulu Tengah, kami meminta masyarakat bisa segera melaporkan hal itu ke Mapolres Bengkulu Tengah," ungkap Farizal.

Baca juga: Siap-siap Warga Bengkulu, Beli Pertalite Wajib Pakai MyPertamina Mulai Februari Nanti

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved