Perdana, Sidang Kasus Asusila Hadirkan Langsung Terdakwa Tunarungu di PN Bengkulu

Sebelum persidangan, para terdakwa diturunkan dari bus tahanan, dan ditempatkan di sel PN Bengkulu, sebelum kemudian dibawa ke ruang persidangan.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: M Arif Hidayat
Romi Juniandra/Tribunbengkulu.com
Bus tahanan Kejari Bengkulu membawa terdakwa asusila tunarungu sidang di PN Bengkulu, Kamis (19/1/2023) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Ada yang berbeda di persidangan dengan terdakwa merupakan disabilitas tunarungu di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu, Kamis (91/1/2023) sore.

 

Di persidangan kasus rudapaksa dengan korban pelajar disabilitas tunarungu ini, terdakwa tampak dihadirkan langsung di ruang persidangan.

 

Terdakwa dalam kasus ini ada 4 orang, yakni LU (48), AG (38), MU (47) dan MY (21) keempatnya warga Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu. Terdakwa MU (47) dan MY (21) adalah penyandang disabilitas tunarungu.

 

Pantauan TribunBengkulu.com, 4 terdakwa ini dibawa ke PN Bengkulu dengan menggunakan bus tahanan Kejari Bengkulu.

 

Proses persidangan sendiri berlangsung tertutup. Sesuai ketentuan, persidangan terkait tindak asusila berlangsung tertutup.

 

Sebelum persidangan, para terdakwa diturunkan dari bus tahanan, dan ditempatkan di sel PN Bengkulu, sebelum kemudian dibawa ke ruang persidangan.

 

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved