Banjir di Bengkulu

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah: Jalan dan Jembatan Rusak Akibat Banjir Jadi Fokus Perbaikan

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah memastikan pihaknya akan ambil langkah cepat untuk perbaikan infrastruktur akibat banjir.

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Yunike Karolina
Suryadi Jaya/TribunBengkulu.com
Petugas kepolisian bersama warga saat melakukan evakuasi terhadap kendaraan yang mogok waktu menerobos banjir di Jalan Lintas Bengkulu -Kepahiang, Senin (23/1/2023). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Banjir di Bengkulu yang terjadi sejak Minggu (22/1/2023) juga berdampak pada infrastruktur.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah memastikan pihaknya akan ambil langkah cepat untuk perbaikan infrastruktur akibat banjir tersebut, terutama untuk jalan dan jembatan. 

"Kita juga melakukan evaluasi insfrastruktur yang rusak, terutama jalan dan jembatan. Saya tadi minta betul, yang mengakibatkan terputusnya akses wilayah," ungkap Rohidin Mersyah, Senin (23/1/2023). 

Sementara ini, dari data yang dihimpun TribunBengkulu.com ada sejumlah jalan yang tergenang banjir.

Misalnya pada akses Jalan lintas Bengkulu - Kepahiang kilometer 17 digenangi banjir setinggi 1 meter, jalan masuk menuju Desa Air Kemuning Kecamatan Sukaraja.

Kemudian, Jalan lintas Manna Bengkulu Selatan - Pagaralam yang tertimbun longsor, Minggu sore (22/1/2023) namun Senin siang sudah bisa dilalui.

Juga di Kota Bengkulu, ada Jalan Samsul Bahrun, Jalan Kalimatan Kelurahan Rawa Makmur dan Jalan Irian Kelurahan Tanjung Agung.

"Ketidak terhubungan mobilisasi masyarakat dan barang. Itu yang harus jadi fokus untuk segera ditangani melalui BPBD Benteng maupun Bengkulu secara bersama-sama," tegas politisi Golkar itu. 

Terpisah, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Bengkulu Utara, Eka Hendri menyampaikan selain banjir, di Bengkulu Utara juga terjadi longsor. Kendati demikian, untuk akses jalan di Bengkulu Utara masih berjalan lancar. 

"Ada 24 rumah di Batik Nau yang terendam banjir. Saat ini warga sudah evakuasi, dan juga membutuhkan bantuan paket sembako air mineral, mie sama beras disalurkan untuk Kecamatan Batik Nau Dan Air Napal," jelasnya. 

Di Bengkulu Utara banjir melanda 24 rumah warga, yang ada di beberapa desa. Pertama, Desa Bintunan ada 14 rumah terendam. Lalu Desa Batiknau ada 10 rumah terendam banjir. 

Lalu di Desa Batik Nau ada 1 rumah, yang dapurnya longsor. Banjir juga merendam fasilitas kesehatan yakni 1 Pondok Bersalin Desa (Polindes) di Desa Pagaruyung.

"Untuk akses lalu lintas, Alhamdulillah tetap lancar. Dan lahan pertanian persawahan masih koordinasi dengan pihak pemdes setempat," tukasnya. 

Baca juga: Bengkulu Masih Dihantui Banjir, Ini Langkah Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved