Jasa Insentif Covid 19 Belum Dibayarkan

Jasa Covid-19 Tak Dibayarkan, Nakes di Bengkulu Selatan Hadiahkan Baju Hazmat saat Hearing ke DPRD

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkulu Selatan (BS) lakasanakan hearrig lanjutan jasa pelayanan covid-19 bersama Nakes, Manajemen RSUD HD Mann

Ahmad Sendy Kurniawan Putra/TribunBengkulu.Com
Hearing Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkulu Selatan bersam Para Nakes, Manajemen RSUD HD dan Dinkes Bengkulu Selatan, Selasa (24/1/2023) terkait anggaran jasa Covid-19 yang diduga hilang. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Para Tenaga Kesehatan (Nakes) di Bengkulu Selatan menyerahkan baju hazmat yang digunakan dalam pelayanan terhadap pasien covid-19.

Hal itu mereka lakukan saat hearing bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkulu Selatan.

Penyerahan baju hazmat tersebut diserahkan salah satu perwakilan secara simbolis sebelum dimulainya hearing bersama DPRD guna mengusut anggaran jasa covid-19 di Pemda Bengkulu Selatan.

Para Nakes menyerahkan baju hazmat lantaran bentuk kekecewaan mereka karena jasa insentif covid-19 mereka tak kunjung dibayarkan oleh Pemda Bengkulu Selatan.

Baca juga: Anggaran Jasa Covid-19 di Bengkulu Selatan yang Diduga Tak Dibayarkan Diusut Polda Bengkulu

Diakui, drg. Adhe Ismunandar, Sp.BM yang menyerahkan baju hamzat tersebut mengatakan, ini adalah bentuk sesama merasakan perjuangan para nakes dalam pelayanan covid-19 tidak bisa makan dan minum selama 8 jam lamanya serta mempertahankan panasnya baju tersebut tidak boleh dilepas selama melayani pasien covid-19.

"Ini merupakan bentuk bagaimana perjuangan kami selama melayani pasien covid-19. Dengan perjuangan tersebut sudah kami lakukan, tetapi hak kami tidak diberikan," kata drg. Adhe Ismunandar, Sp.BM, kepada TribunBengkulu.Com, Selasa (24/1/2023).

Untuk diketahui, ini merupakan hearing lanjutan terkait tuntutan para nakes yang selama ini menuntu hak-hak mereka yang tidak dibayarkan. 

Baca juga: Telusuri Insentif Covid-19 Rp 18,3 M, DPRD Bengkulu Selatan Panggil Dinkes dan Manajemen RSHD

Sementara itu Plt. Direktur RSUD HD Manna, dr. Debi Utomo membenarkan, jika anggaran yang sudah diklaim atau ditransfer dari Kementerian Kesehatan tersebut sudah habis digunakan.

"Semua sudah habis, sudah digunakan oleh RSUD HD Manna," ungkap Debi kepada TribunBengkulu.com, Selasa (24/1/2023).

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved