Ancaman Kemiskinan Ekstrem dan Stunting Intai Bengkulu di 2023

Tahun 2023 ini, ancaman kemiskinan ekstrem, stunting, dan ketahanan pangan mengintai Bengkulu. Kanwil DJPb berpesan pemda tidak kebut diakhir tahun

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Hendrik Budiman
Jiafni Rismawarni/TribunBengkulu.com
Rapat TAPD dilingkup Pemprov Bengkulu, Rabu (25/1/2023) mengantisipasi pada tahun 2023 ini, ancaman kemiskinan ekstrem, stunting, dan ketahanan pangan mengintai Bengkulu 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Tahun 2023 ini, ancaman kemiskinan ekstrem, stunting, dan ketahanan pangan mengintai Provinsi Bengkulu.

Untuk itu tahun ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu akan memfokuskan kerja pada sektor ekonomi sebagai upaya untuk penekanan kemiskinan ekstrem dan ketahanan pangan daerah.

"Pencegahan stunting adalah program pemerintah pusat, jadi bersama-sama pemerintah daerah itu mendukung semua kegiatan yang berkaitan dengan pencegahan stunting, " kata Asisten II Setda Provinsi Bengkulu Fachriza Razie, Rabu (25/1/2023).

Baca juga: Tiga Mantan Unsur Pimpinan DPRD Tersangka Kasus Korupsi BBM di Seluma Dilimpahkan ke Kejaksaan

Selain stunting, kemiskinan juga berkaitan erat dengan pemicu stunting ini untuk itu, pemda Bengkulu akan mengoptimalkan program berkaitan dengan pemberantasan stunting ini.

Apalagi, anggaran untuk Provinsi Bengkulu tahun ini bertambah. 

Tahun 2023 ini mendapatkan alokasi Transfer Daerah (TKD) sebesar Rp 10,1 triliun .

Jumlah itu meningkat dari alokasi Tranfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) tahun 2022 sebesar Rp 9,84 triliun dan pada 2022 realisasi TKDD mencapai Rp 9,88 triliun atau 100,5 persen. 

"Dengan stunting ini ada penambahan anggaran di 2023 untuk melakukan pengendalian dan pemberantasannya, ujarnya. 

Berdasarkan pada Inpres Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

Presiden Jokowi menginstruksikan penghapusan kemiskinan ekstrem dapat dipercepat dari target SDGs di tahun 2030 menjadi tahun 2024. 

Baca juga: Pemkot Bengkulu Salurkan Ratusan Paket Logistik untuk Warga Terdampak Banjir

Sehingga ada tiga langkah yang akan dilakukan agar target itu dapat tercapai. Meliputi bantuan sosial dan subsidi yaitu kelompok program / kegiatan dalam rangka mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin ekstrem.

Kedua, pemberdayaan masyarakat dalam rangka peningkatan pendapatan masyarakat miskin ekstrem.

Ketiga, membangun infrastruktur pelayanan dasar dalam rangka penurunan jumlah kantong - kantong kemiskinan. 

Halaman
12

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved