Antrean Truk Batu Bara Mengular, Pemprov Bengkulu Stop Sementara Pengangkutan dari Hilir

Dengan penyetopan pengangkutan sementara ini, diharapkan agar antrean truk di Kota Bengkulu menuju Pelabuhan Pulau Baai tidak terus mengular.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: M Arif Hidayat
Romi Juniandra/Tribunbengkulu.com
Antrean truk batu bara menuju Pelabuhan Pulau Baai Kota Bengkulu. Ujung antrean sendiri terus mengular, hingga hampir berada di dekat pintu masuk Jalan Tol Bengkulu - Taba Penanjung. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pemprov Bengkulu mengambil kebijakan untuk menyetop atau memberhentikan sementara pengangkutan batu bara dari lokasi tambang ke Pelabuhan Pulau Baai.

 

Penyetopan ini direncanakan dilakukan dalam 3 hari ini, sampai antrean truk batu bara yang menuju Pelabuhan Pulau Baai normal kembali.

 

Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, Fachriza mengatakan pihaknya melalui Dinas ESDM telah melakukan koordinasi dengan APBI-ICMA (Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia) Bengkulu, untuk penyetopan pengangkutan ini.

 

"Kurang lebih ada 8 perusahaan dari Bengkulu Utara, karena kondisi sekarang, untuk setop dulu pengangkutan. Pengusaha diluar Bengkulu juga sudah dihubungi," kata Fachriza, Rabu (25/1/2023).

 

Dengan penyetopan pengangkutan sementara ini, diharapkan agar antrean truk di Kota Bengkulu menuju Pelabuhan Pulau Baai tidak terus mengular.

 

Penyebab antrean truk batu bara ini sendiri disebutkan karena 2 hal, yakni jumlah tongkang pengangkut yang kini beroperasi hanya ada 2 unit.

 

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved