Banjir Bengkulu

Miris! Bengkulu Tengah Rawan Bencana Namun Dinsos Tak Miliki Peralatan Dapur Umum

Sejumlah sarana dan prasarana penanganan bencana banjir di Kabupaten Bengkulu Tengah tampak sangat minim, terutama terkait fasilitas dapur umum para p

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Hendrik Budiman
Suryadi Jaya
Kondisi mobil dapur umum milik Dinsos Bengkulu Tengah sangat memprihatinkan, selain kerap rusak peralatan dapur umumnya juga sudah tak ada lagi, Rabu (25/1/2023). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Sejumlah sarana dan prasarana penanganan bencana banjir di Kabupaten Bengkulu Tengah tampak sangat minim, terutama terkait fasilitas dapur umum para penyintas. 

Padahal, di Kabupaten Bengkulu Tengah terdapat dua armada dapur umur, satu armada di BPBD dan satu lagi di Dinas Sosial. 

Mirisnya, di Dinas Sosial Bengkulu Tengah, mobil dapur umur yang telah berumur 13 tahun tersebut sudah tidak memiliki peralatan memasak atau kelengkapan dapur umum. 

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bengkulu Tengah Martinih mengatakan, untuk alat dapur umum yang dimiliki Dinsos saat ini sudah tidak ada lagi yang ada hanya mobilnya saja, itupun umurnya sudah 13 tahun. 

Baca juga: Update Banjir Bengkulu, BPBD: 50 Ha Sawah Terendam, 3.170 KK Terdampak Banjir

"Alat dapur umum kita tidak ada lagi, tinggal mobilnya saja sedangkan isi alat dapur umumnya sudah kosong," ujar Martinih, Rabu (25/1/2023). 

Menurut Martinih, alat tersebut kerap hilang saat membuat dapur umum, kemungkinan dahulu setiap kali membuka dapur umum saat bencana satu persatu alat hilang, dan sekarang tak bersisa satupun. 

Melihat kondisi Kabupaten Bengkulu Tengah yang rawan bencana, kedepan Dinsos akan mengusulkan pengadaan alat dapur umum pada APBD perubahan. 

"Kalau untuk mobilnya masih bisa beroperasi, tapi memang kondisinya butuh perawatan khusus," ungkapnya. 

Selain mengusulkan, melalui APBD Bengkulu Tengah, Martinih mengaku pihaknya juga telah mengusulkan ke Kementerian Sosial terkait pengadaan satu paket mobil dapur umum. 

"Kalau untuk paket mobil dapur umum, kita sudah ajukan proposal kepihak Kementerian Sosial RI. Dari hasil komunikasi kita ke pusat, memang tahun lalu belum ada pengadaan mobil dapur umum, tapi tahun ini mudah-mudah ada programnya," ujar Martinih. 

Baca juga: DLH Bengkulu Tengah Sebut Aktivitas Tambang Jadi Salah Satu Penyebab Banjir di Bengkulu

Selain mobil dapur umum, kondisi yang sama juga terjadi pada kendaraan mobil rescue yang umurnya sudah 13 tahun. 

"Kita terus memperbaiki mobil rescue itu setiap tahunnya, namun tetap tak kunjung bagus. Untuk pengajuan menggunakan APBD, belum dilakukan karena APBD kita kan kecil," katanya. 

Sementara itu, Camat Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah, Deby Septika mengungkapkan, saat terjadi bencana banjir, ia mengaku kesulitan dan sedikit bingung ketika melakukan evakuasi warga. 

Sebab, warga yang telah dievakuasi bingung mau ditempatkan dimana, dan konsumsinya bagaimana. 

"Kita bingung, karena dapur umum tidak ada, warga yang kita evakuasi itu harus diberi makan tapi dapur umum tidak ada," ujar Deby saat melakukan Musrembang Kecamatan, Rabu (25/1/2023).

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved