Siswa Pukul Guru di Bengkulu

Siswa SMA Pukul Guru Dikembalikan ke Orang Tua, PGRI Bengkulu: Lebih Baik Tak Sampai Pengadilan

Dalam putusannya, hakim tunggal di PN Bengkulu memutuskan siswa terdakwa, ST (16 tahun) dikembalikan ke orang tua.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Romi Juniandra/TribunBengkulu.com
Siswa SMA pukul guru di Bengkulu dikembalikan ke orang tua berdasarkan sidang putusan Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu. Ketua PGRI Kota Bengkulu, Nawardi menyatakan tidak puas dengan putusan ini. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu telah memutuskan kasus siswa SMA pukul guru di Bengkulu pada hari ini, Rabu (25/1/2023).

Dalam putusannya, hakim tunggal di PN Bengkulu memutuskan siswa SMA terdakwa, ST (16 tahun) dikembalikan ke orang tua.

Usai persidangan, Ketua PGRI Kota Bengkulu, Nawardi menyampaikan ketidakpuasannya terhadap putusan ini.

PGRI menilai jika putusan pengadilan hanya dikembalikan ke orang tua, maka masalah ini tidak perlu sampai ke pengadilan, cukup diselesaikan di sekolah.

"Karena itu, kami akan berkoordinasi kembali, LKBH PGRI bersama seluruh pengurus untuk hal-hal seperti ini," kata Nawardi kepada TribunBengkulu.com.

PGRI juga menilai dalam kasus ini, hanya ditampilkan perlindungan untuk anak. Sementara, untuk guru, tidak ada dibahas.

Jika kasus ini dibiarkan, PGRI menilai akan muncul kasus-kasus baru siswa yang memukul guru di Kota Bengkulu. Apalagi, ini bukan kasus satu-satunya siswa pukul guru di Kota Bengkulu.

Seluruh guru yang ada di Kota Bengkulu juga diminta bersatu dan membantu PGRI dalam kasus ini.

"Kita tidak akan berhenti sampai sini. Demi marwah guru, marwah pendidikan," ujar Nawardi.

Sementara, Humas Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu, Ivonne Tiurma Rismauli mengatakan putusan hakim ini didasarkan dengan pertimbangan sudah ada maaf dari pihak guru, dan anak menyesali perbuatannya.

Sebelumnya, hakim juga sudah melakukan diversi, yang hasilnya guru atau korban sudah memaafkan anak namun tetap ingin hukum yg berlaku.

Orang tua siswa juga akan kembali menyekolahkan anaknya kembali dan berjanji akan mengarahkan anak kepada hal yang terbaik.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved