Korupsi BBM di DPRD Seluma

Tiga Mantan Unsur Pimpinan DPRD Tersangka Kasus Korupsi BBM di Seluma Dilimpahkan ke Kejaksaan

3 Tersangka Kasus Korupsi BBM Mantan Unsur Pimpinan DPRD Seluma Dilimpahkan ke Kejaksaan

Penulis: Beta Misutra | Editor: Hendrik Budiman
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Tersangka korupsi BBM dan pemeliharaan rutin kendaraan dinas di Sekretariat DPRD Seluma tahun anggaran 2018, saat digiring ke tahanan Polda Bengkulu usai dilimpahkan ke Kejati Bengkulu, Rabu (25/1/2023). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Tiga orang tersangka dan barang bukti kasus korupsi BBM dan pemeliharaan rutin kendaraan dinas di Sekretariat DPRD Seluma tahun anggaran 2018, hari ini Rabu (25/1/2023) resmi dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu.

Ketiganya yaitu Husni Thamrin yang sebelumnya menjabat Ketua, Okti Fitriani sebagai Wakil Ketua (Waka) II, dan Ulil Umidi sebagai Wakil Ketua I DPRD Seluma.

"Pada hari ini, telah dilimpahkan ke kejaksaan, para tersangka dan barang bukti kasus korupsi DPRD Seluma," ungkap Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Anuardi, Rabu (25/1/2023).

Baca juga: Sambil Acungkan Jempol, Eks Wakil Ketua Tersangka Korupsi BBM DPRD Seluma Bengkulu Ikhlas Ditahan

Terpisah Kasi Penuntutan Kejati Bengkulu, Rozano Yudistira menyatakan pelimpahan ketiga tersangka dan barang bukti ini sudah sesuai dengan mekanisme aturan hukum yang berlaku.

Ketiga tersangka akan ditahan selama 20 hari kedepan, sembari menunggu pelimpahan berkas ke pengadilan.

"Terhadap tersangka tetap kita lakukan penahanan untuk 20 hari kedepan, sementara di Rutan Polda Bengkulu," kata Rozano.

Sementara itu jika nanti ada dari pihak tersangka yang mengajukan permintaan penangguhan penahanan, maka tetap akan diproses sesuai aturan yang berlaku.

Namun apakah nanti permintaan penangguhan tersebut akan dikabulkan atau tidak, tentu akan disesuaikan.

"Untuk permintaan penangguhan bila seandainya diajukan oleh para tersangka dan kuasa hukum, itu merupakan hak mereka dan akan diproses," ujar Rozano.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved