Pemira Presma Unib Ricuh
Ricuh Pemilihan Presma Unib, Paslon Nomor Urut 2 Merasa Dirugikan, Ancam Lapor Polisi
Karena merasa nama baik pihaknya dicemarkan, paslon nomor urut 2 akan melaporkan hal ini ke pihak kepolisian.
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pascakericuhan Pemilihan Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Bengkulu (Unib) pada Kamis 16 Februari 2023, calon nomor urut 2, Lanai Damkuba merasa dirugikan.
Lanai merasa jika kronologi kejadian yang dirilis oleh paslon nomor urut 1 menyudutkan pihaknya sebagai pihak yang bertanggungjawab terjadinya kericuhan.
"Menuduhkan massa tersebut adalah massa pendukung dari paslon 2. Ini kan belum terbukti kebenarannya. Kami merasa dirugikan," kata Lanai kepada TribunBengkulu.com, Senin (20/2/2023).
Karena merasa nama baik pihaknya dicemarkan, paslon nomor urut 2 akan melaporkan hal ini ke pihak kepolisian.
"Laporannya pencemaran nama baik," kata Lanai.
Paslon nomor urut 2 juga menegaskan tidak mengetahui pihak-pihak yang menyebabkan kericuhan ini. Dalam kericuhan, baik saksi atau tim paslon nomor urut 2 tidak terlibat.
"Di luar dari itu, bukan tanggungjawab paslon," tambahnya.
Selain pencemaran nama baik, paslon nomor urut 2 juga merasa dirugikan dari penghitungan surat suara.
Saat perhitungan surat suara, baru 4 fakultas yang telah dihitung, yakni Fakultas Pertanian, FISIP, Ekonomi dan Bisnis, serta Fakultas Hukum.
Sementara, 4 fakultas lain, yakni FKIP, Teknik, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, serta FMIPA belum dihitung, dan surat suara dirusak serta dilarikan saat kericuhan.
Menurutnya, 3 fakultas, yakni FKIP, Teknik, dan Kedokteran disebut merupakan basis pendukung dari paslon nomor urut 2, dan telah menyatakan dukungan penuh terhadap paslon nomor urut 2.
"Jadi, sebenarnya kami dirugikan dengan insiden itu. Kami sangat mengecam kericuhan ini, apalagi pengambilan kotak suara. Apalagi pengambilan kotak suara pendukung kami," ungkap Lanai.
Baca juga: Pemilihan Presma Unib Ricuh, Massa Lempar Petasan hingga Rebut Kotak Suara
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Tangkapan-layar-kericuhan-Pemira-presma-Unib.jpg)