DPRD Seluma Bengkulu Warning TAPD Tak Kurangi Anggaran Pembangunan di Dinas PUPR
Dewan Seluma Bengkulu Warning TAPD. Jangan Kurangi Anggaran Pembangunan Di PUPR
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Hendrik Budiman
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Yayan Hartono
TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Rencana pemangkasan anggaran pembangunan fisik di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) ditentang keras DPRD Seluma.
Pengurangan anggaran direncanakan sebesar Rp 17 Miliar untuk dialihkan ke anggaran dana desa (ADD).
Ketua DPRD Seluma Provinsi Bengkulu, Nofi Eriyan Andesca menegaskan, jika pengurangan tersebut dilakukan oleh TAPD maka ini merupakan pelanggaran dan pihaknya siap untuk memperkarakannya.
"Ini sudah jadi Perda, jadi jangan coba-coba TAPD mengurangi atau mengalihkan anggaran tersebut," tegas Nofi, pagi ini (1/3/2023).
Baca juga: Parade Drum Band Bakal Jadi Event Tahunan Pemkab Seluma Bengkulu
DPRD jelas tidak akan menyetujui ini ujar Nofi. Sebab selain telah disahkan menjadi Perda, sebelumnya telah dilakukan pembahasan bersama.
Walaupun alasannya ingin dialihkan untuk ADD yang tidak teralokasikan di APBD 2023.
"Berarti ini kesalahan TAPD, yang jelas jangan usik apalagi mengurangi anggaran pembangunan fisik di PUPR ini," sampainya.
Anggaran pembanguan di Dinas PUPR lanjut Nofi, sudah disepakati. Pembangunan yang dilaksanakan melalui anggaran tersebut berdasarkan usulan baik melalui proposal yang disampaikan ke Bupati maupun DPRD Seluma.
Sehingga harus dilaksanakan sesuai dengan anggaran yang dialokasikan tersebut.
"Masyarakat sangat mengharapkan pembangunan ini. Jadi apapun alasannya, anggaran di PUPR tersebut jangan di otak atik lagi," tukasnya.
Baca juga: Anggaran Pembangunan Fisik di Dinas PUPR Seluma Bengkulu Berkurang Rp 17 Miliar
Dirinya akan mengawasi ini ucap Nofi. Dirinya juga akan memanggil Kepala Dinas PUPR untuk memastikannya.
Selain itu juga meminta agar PUPR segera melaksanakan kegiatan, sesuai anggaran yang telah dilaksanakan tersebut.
"Nanti kita akan jadwalkan dulu. Kami akan panggil Dinas PUPR, memastikan anggaran tersebut. PUPR harus sudah mulai melaksanakan kegiatan karena pembangunan tersebut telah dinantikan oleh masyarakat," tandasnya.
Untuk diketahui, anggaran pembangunan telah dialokasikan di Dinas PUPR Seluma sebesar Rp 120 Miliar di APBD 2023.
Anggaran ini rencananya akan dikurangi sebesar Rp 17 Miliar oleh Pemkab Seluma.
Informasinya anggaran Rp 17 Miliar ini akan dialihkan untuk ADD yang tidak masuk dalam APBD 2023.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Ketua-DPRD-Seluma-Nofi-Eriyan-Andesca-mengkritiki-banyaknya-jalan.jpg)