Harga CPO Turun Tipis, Harga TBS Sawit di Bengkulu Tengah Masih Stabil
Harga minyak mentah atau Crude Palm Oil (CPO) di tender PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) mengalami penurunan sebesar Rp 52 perkilogram,
Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Yunike Karolina
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Harga minyak mentah atau Crude Palm Oil (CPO) di tender PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) mengalami penurunan sebesar Rp 52 perkilogram, Rabu (5/4/2023).
Namun, penurunan harga CPO tersebut tidak memberikan dampak pada harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu.
Usai mengalami kenaikan, harga TBS sawit di Bengkulu Tengah masih stagnan dengan harga tertinggi Rp 2.180 perkilogram.
Denny, salah satu supplier TBS sawit di Bengkulu Tengah mengungkapkan, biasanya harga TBS sawit juga akan dipengaruhi oleh harga CPO.
"Seperti kemarin (5/4/2023) Harga CPO naik harga TBS juga naik, mungkin ini karena harga CPO nya turun sedikit jadi tidak berdampak," kata Denny, Kamis (6/4/2023).
Diketahui, di PT Palma Mas Sejati, harga TBS sawit masih belum mengalami perubahan dan masih bertahan dengan harga Rp 2.180 perkilogram.
"Untuk di PT Agra Sawitindo juga masih belum berubah, dan tetap dengan harga Rp 2.180 per kilogram," ungkapnya.
Sedangkan harga terendah, berada di PT Citra Sawit Lestari yang juga belum merubah harga TBS dan bertahan dengan harga Rp 2.030 per kilogram.
Baca juga: Harga Emas Hari Ini Naik, Cek Update Harga Emas Antam dan UBS di Bengkulu Kamis 6 April 2023
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Kydkgxjgx.jpg)