Viral di Media Sosial

Sultan Sambaliung Datu Amir Tinggalkan DPRD Berau Lantaran Merasa Tak Dihargai saat Paripurna

Orang nomor satu di Kesultanan Sambaliung itu diduga kecewa dan merasa tidak dihargai oleh ketua DPRD Berau.

Editor: Hendrik Budiman
instagram @TerangMedia/Kolase TribunBengkulu.com
Tangkapan layar Momen Sultan Sambaliung Datu Amir Tinggalkan DPRD Berau Lantaran Tak Dihargai Saat Paripurna, Selasa (27/6/2023). 

TRIBUNBENGKULU.COM - Sultan Sambaliung Datu Amir memilih meninggalkan ruang rapat paripurna ketika Ketua DPRD Berau, Madri Pani menyampaikan sambutan di gedung DPRD Berau, Kalimantan Timur, Selasa (27/6/23).

Orang nomor satu di Kesultanan Sambaliung itu diduga kecewa dan merasa tidak dihargai oleh ketua DPRD Berau.

Kekecewaan Datu Amir lantaran dalam sambutannya ketua DPRD Berau tidak menyebutkan Kesultanan Sambaliung pada acara tersebut diunggah akun instagram @terangmedia, pada Rabu (28/6/2023).

Datu Amir menyatakan, dirinya seolah tak dihargai lantaran dalam salam sambutan pembuka kepada tamu undangan, namanya tak disebutkan.

Padahal, menurut dia Kesultanan Sambaliung merupakan kerajaan tertua di Kalimantan Timur.

Sehingga seharusnya disebutkan lebih pertama daripada kesultanan Gunung Tabur.

“Bapak saya itu sudah memimpin disini jauh sebelum Berau ini ada, hargai lah saya ini,” tegas Datu Amir.

Sontak video tersebut mendapat berbagai reaksi dari warga +62.

Baca juga: Kronologi Terbongkarnya Perselingkuhan Achmad Herlambang Suami Selebgram Hanum Mega

Seperti halnya dituliskan akun @syahruddinharahap "Raja pun tak dihormati apalagi pembeli," tulisnya.

"Hanya minta di hargai, itu hal NORMAL. Wajar beliau marah," tulis @turahputra93.

"Di Jogja lebih menghormati ke adatan," tulis @kevin_dwi_oktavian023.

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved