Jumat, 24 April 2026

Jalan Rusak di Kota Bengkulu

Warga Teluk Sepang Tagih Janji DPRD dan Pemkot Bengkulu Soal Perbaikan Jalan Rusak

Warga Teluk Sepang Tagih Janji DPRD dan Pemkot Bengkulu Soal Perbaikan Jalan

Editor: Hendrik Budiman
HO TribunBengkulu.com
Jalan Rusak di Teluk Sepang.Warga Teluk Sepang Tagih Janji DPRD dan Pemkot Bengkulu Soal Perbaikan Jalan Rusak 

TRIBUNBENGKULU.COM - Warga Teluk Sepang, Kota Bengkulu tagih janji DPRD dan Pemkot Bengkulu etelah menunggu hampir 1 tahun untuk perbaikan jalan.

Hingga kini tidak ada kejelasan pembangunan jalan dan jembatan penghubung dari Kelurahan Teluk Sepang menuju Kampung Bahari..

Harianto, Koordinator Posko Lentera Teluk Sepang menjelaskan, kondisi kerusakan jalan penghubung tersebut cukup parah. 

Ruas jalan rusak sepanjang kurang lebih 3 km dari total panjang jalan alternatif Teluk Sepang-Kampung Bahari sepanjang 4 km.

Kondisi saat ini, jalan tersebut berbatu dan belum diaspal, tanpa penerangan serta terdapat jembatan yang kondisinya hampir putus. 

Baca juga: Siap-siap September 2023 Rekrutmen PPPK Pemprov Bengkulu Dibuka

Jembatan yang diberi nama jembatan parit 1 itu berada di rawa yang sering dilanda pasang surut air laut sehingga bagian sisi jembatan terkikis dan amblas.

“Jalan menuju Kampung Bahari itu sudah rusak cukup parah, akses jalan berbatu, penerangan jalan tidak ada, jembatan hampir putus cuma bisa dilewati motor,” jelas  Harianto, pada Kamis (7/9/2023).

Menurutnya, warga sudah lama menuntut pihak berwenang untuk segera memperbaiki jalan itu karena akses utama warga atau jalan raya yang biasanya dilewati warga sudah tidak memungkinkan karena jalan tersebut sudah rusak, berdebu dan sering macet serta membahayakan keselamatan kiwa akibat aktivitas pengangkutan batubara.

“Karena itu kami menuntut pemerintah segera memperbaiki jalan alternatif di belakang supaya warga punya akses jalan yang aman,” sambung Harianto. 

Sebelumnya pada Juli 2022 Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu beserta jajaran melakukan inspeksi ke jembatan tersebut bersama warga. 

Kemudian perwakilan masyarakat Kelurahan Teluk Sepang, Kecamatan Kampung Melayu juga melakukan rapat dengar pendapat untuk menyampaikan aspirasi di Kantor DPRD Kota Bengkulu

Harianto berharap, pembangunan disegerakan karena ada 3.549 jiwa warga Kelurahan Teluk Sepang bergantung ke akses jalan tersebut

Ia menambahkan, berdasarkan keputusan pada pertemuan terakhir saat hearing bersama PT Pelindo, anggaran pembangunan jalan tersebut dibebankan Rp 3 miliar ke Pelindo dan Rp 3 miliar oleh Pemkot Bengkulu. (***)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved