Selasa, 7 April 2026

Gadis Muda di Bengkulu Dianiaya Mantan Pacar hingga Diancam Pakai Celurit

Dianiaya mantan pacar hingga sempat diancam pakai celurit, wanita muda di Bengkulu lapor polisi.

Penulis: Beta Misutra | Editor: Yunike Karolina
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
TKP warga Kebun Beler Kota Bengkulu dianiaya mantan pacar hingga sempat diancam pakai celurit, Minggu (17/9/2023). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Dianiaya mantan pacar hingga sempat diancam pakai celurit, wanita muda di Bengkulu lapor polisi.

Kejadian tersebut terjadi pada hari Minggu, (17/9/2023) di kawasan Jalan Putri Gading Cempaka Kelurahan Penurunan Kecamatan Ratu Samban Kota Bengkulu.

Tepatnya di samping SPBU yang berada tidak jauh dari kantor Polsek Ratu Samban Kota Bengkulu.

Korbannya adalah Irene Sastia Ramahdani (19) yang merupakan warga Jalan Cempaka Kelurahan Kebun Beler Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu.

Sedangkan pelaku adalah mantan pacar korban yang berinisial An, dan saat ini masih dalam pengejaran polisi.

"Iya benar kejadiannya terjadi hari Minggu kemarin sekitar pukul 02.30 WIB, anak saya sudah lapor ke Polsek Ratu Samban," ungkap ayah korban, Syaiful (42), Senin (18/9/2023).

Kronologi kejadian bermula saat mantan pacar korban berinisial An, mendatangi korban di TKP samping SPBU Penurunan Kota Bengkulu.

Selanjutnya pelaku langsung memukul korban menggunakan tangan kearah kepala korban sebanyak 2 kali, hingga membuat korban terjatuh.

Korban kemudian diseret oleh pelaku dan dipaksa ikut dengan pelaku, usai diseret, pelaku sempat mengeluarkan senjata tajam jenis celurit.

Lalu pelaku memaksa korban untuk menyerahkan handphone milik korban, namun beruntung kejadian tersebut dilihat oleh warga.

Sehingga warga langsung mendekati korban dan pelaku dan mencoba mencegah perbuatan pelaku.

Setelah itu pelaku sempat ingin kabur dengan membawa motor milik korban, namum lagi-lagi dihalangi oleh warga.

Kemudian pelaku langsung berlari meninggalkan korban yang telah diselamatkan oleh warga.

Tidak lama berselang, korban langsung mendatangi Polsek Ratu Samban Kota Bengkulu yang tidak jauh dari lokasi untuk membuat laporan.

"Saya baru tahu kejadian itu setelah anak saya pulang ke rumah, dan mengatakan ada kejadian itu dan dia sudah lapor ke polisi," kata Syaiful.

Atas kejadian tersebut korban juga sudah melakukan visum untuk nanti hasilnya diserahkan kepada pihak kepolisian.

Baca juga: Akses Layanan Polresta Bengkulu Bisa Lewat Aplikasi, Berikut Cara dan Layanan yang Bisa Diakses

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved