Senin, 20 April 2026

Tipe Kepribadian

Cara Memahami Tipe Kepribadian Diri Sendiri dan Empat Dimensi Utamanya

Memahami tipe kepribadian, tidak seperti ramalan zodiak, penting karena memiliki landasan ilmiah yang kuat.

|
Pixabay
Mengetahui Tipe Kepribadian penting untuk mengembangkan diri. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Memahami tipe kepribadian, tidak seperti ramalan zodiak, penting karena memiliki landasan ilmiah yang kuat.

Mengetahui tipe kepribadian dapat menjadi dasar bagi seseorang untuk sukses dan mengembangkan potensi dirinya.

Sherrie Haynie, Direktur Layanan Profesional AS menulis untuk Forbes mengenai hal tersebut. Ia memimpin Layanan Pengembangan dan Konsultasi Praktisi.

Layanan tersebut mengembangkan konsep penilaian yang dikenal dengan Myers-Briggs Type Indicator (MBTI).

Menurutnya, kesadaran diri atau dengan memahami tipe kepribadian dapat menawarkan tolok ukur untuk pola pikir bertumbuh.

"Anda tidak bisa berkembang tanpa adanya patokan pemahaman terhadap keadaan Anda saat ini," katanya.

Inilah alasan mengapa perusahaan menetapkan indikator kinerja utama. Pada tingkat individu, hal ini memerlukan kesadaran diri.

Tipe kepribadian, seperti yang dieksplorasi melalui kerangka penilaian Myers-Briggs Type Indicator (MBTI), adalah salah satu cara tercepat dan paling ampuh untuk mendapatkan kesadaran diri.

Sehingga dapat membantu Anda mendapatkan pandangan yang lebih baik tentang siapa diri Anda yang paling tepat.

Tipe Kepribadian MBTI. Tipe kepribadian sangat penting untuk mengembangkan pola pikir seseorang.
Tipe Kepribadian MBTI. Tipe kepribadian sangat penting untuk mengembangkan pola pikir seseorang. (Discover Magazine)

Baca juga: Apa Itu Tipe Kepribadian dan Mengapa Itu Penting?

Hal ini dilakukan dengan mengeksplorasi preferensi kepribadian dalam empat dimensi utama, yaitu:

Ekstrovert (E) dan Introvert: Apakah kita cenderung memusatkan perhatian pada dunia luar dari orang-orang dan aktivitas (ekstraversi) atau dunia batin berupa pikiran dan perasaan (introversi)?

Intuitive (N) dan Sensing (S): Apakah naluri pertama kita mempercayai informasi yang dikumpulkan melalui panca indera (penginderaan) atau pada fokus yang lebih abstrak pada pola dan kemungkinan (intuisi)?

Thinking (T) dan Feeling (F): Apakah kecenderungan alami kita untuk mendasarkan keputusan kita pada logika obyektif (berpikir) atau pada nilai-nilai dan prioritas kita (perasaan)?

Judjing (J) dan Perceiving (P): Apakah kita lebih memilih untuk tetap mengambil keputusan dan memegang kendali (menghakimi) atau apakah kita lebih suka membiarkan pilihan kita tetap terbuka dan tetap spontan dan fleksibel (mempersepsi)?

Dari empat dimensi itu, selanjutnya kemudian dikembangkan menjadi 16 tipe kepribadian, yaitu INTJ, INTP, ENTJ, ENTP, INFJ, INFJ, ENFP, ISTJ, ISFJ, ESTJ, ESFJ, ISTP, ISFP, ESTP dan ESFP.

Setiap tipe kepribadian dari 16 kepribadian itu memiliki karakteristik unik, sehingga dengan mamahami hal itu dapat membantu diri untuk berkembang.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved