Minggu, 12 April 2026

BMKG Ungkap Penyebab Fenomena Cuaca Panas Terik di Bengkulu

Ternyata penyebab cuaca panas terik akhir-akhir ini dikarenakan awan rendah di Bengkulu. Hal ini disampaikan oleh Prakirawan BMKG Bengkulu Andre.

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Yunike Karolina
Jiafni Rismawarni/TribunBengkulu.com
Suasana di simpang Padang Harapan Kota Bengkulu. Akhir-akhir ini cuaca panas terik dirasakan warga di Kota Bengkulu dan sekitarnya. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Akhir-akhir ini cuaca panas terik dirasakan warga di Kota Bengkulu dan sekitarnya.

Ternyata penyebab cuaca panas terik ini dikarenakan awan rendah di Bengkulu. Hal ini disampaikan oleh Prakirawan Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Fatmawati Bengkulu, Andre.

Ia menjelaskan di daerah Bengkulu didominasi awan menengah dan angin tinggi yang menyebabkan radiasi sinar matahari langsung ke permukaan tanpa ada hambatan. 

"RH (Relative Humidity, kelembaban relatif, red) nya cukup relatif rendah yang menyebabkan tidak ada pertumbuhan awan rendah. Selain itu, elnino masih di level moderatedan juga kemarin terdapat pertemuan angin (konvergensi) di wilayah barat daya samudera hindia," papar Andre. 

Sementara itu, untuk prakiraan cuaca wilayah bengkulu dan sekitarnya hari ini diperkirakan cuaca umumnya cerah berawan.

Kemudian untuk siang dan sore harinya juga masih diramalkan akan cerah berawan. Namun ada sejumlah wilayah yang berpotensi hujan dengan intensitas ringan.

Meliputi di sebagian wilayah Kabupaten Mukomuko, Bengkulu Utara, Lebong, Rejang Lebong, Kepahiang, Seluma dan Kaur.

Lalu, untuk malam hari hingga dini hari, cuaca umumnya cerah berawan. Sementara untuk suhu udara Bengkulu berkisar di 18 – 33 C, untuk kelembaban udara diangka 60 – 95 persen. Dan kecepatan angin : Timur – Barat Daya / 05 – 32 km/jam.

Sementara untuk tinggi gelombang 0.5 – 2.0 meter untuk Perairan Bengkulu dan Perairan Enggano. 

Sedangkan untuk tinggi gelombang Samudera Hindia Barat Bengkulu diangka 1.0 – 2.5 meter. 

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved