Jumat, 1 Mei 2026

Kenali Perbedaan Quick Count dan Real Count Jelang Pemilu 2024, Ternyata Terkait Penghitungan Suara

Yuk, kenali perbedaan Quick Count dan Real Qount jelang Pemilihan Umum (Pemilu).

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rita Lismini | Editor: Ricky Jenihansen
TribunBengkulu.com
Ilustrasi Pemilihan Suara 2024. Kenali Perbedaan Quick Count dan Real Count Jelang Pemilu 2024, Ternyata Penghitungan Suara. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Yuk, kenali perbedaan Quick Count dan Real Qount jelang Pemilihan Umum (Pemilu).

Menjelang proses Pemilu 2024 ini masih banyak masyarakat yang belum mengetahui apa itu Quick Count dan Real Count.

Mak tak heran, kata Quick Count dan Real Count kerap kali disalahartikan.

Lantas, apa sebenarnya perbedaan Quick Count dan Real Count dalam masa Pemilu?

Agar tak keliru, mari kita simak arti dan perbedaannya di bawah ini!

1. Arti Quick Count dan Real Count

- Quick Count

Quick count merupakan metode penghitungan suara yang dilakukan oleh berbagai lembaga survei untuk memberikan perkiraan cepat hasil pemilihan yang telah terkumpul.

Proses penghitungan suara ini dilakukan di luar lingkup Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilu, sehingga bukan merupakan hasil resmi dan tidak dapat dijadikan dasar untuk menentukan pemenang pemilu atau pilpres.

Quick count menggunakan sampel hasil pemungutan suara dari sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang telah ditentukan, dengan memperhitungkan margin of error atau tingkat kesalahan yang dapat ditoleransi, biasanya kurang dari 1 persen.

Pengambilan sampel dilakukan oleh enumerator di lapangan yang mendata formulir model C di TPS, dan hasilnya dilaporkan ke pusat data lembaga survei.

Meskipun hanya bersifat prediksi, jika suara yang masuk sudah mencapai lebih dari 70 persen, lembaga survei umumnya berani membuat simpulan mengenai kandidat yang lebih unggul.

- Real count

Real count adalah langkah penghitungan menyeluruh dari seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) menggunakan formulir model C oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Namun, proses ini memerlukan waktu lebih lama daripada Quick Count karena surat suara untuk Real Count dihitung secara bertahap sesuai tingkatan dalam rapat pleno terbuka.

Setelah seluruh suara dihitung, hasil Real Count KPU menjadi dasar penentuan pemenang dalam pemilihan umum atau Pilpres, sehingga menyajikan hasil penghitungan suara yang akurat.

2. Perbedaan Quick count dan Real Count

Lebih lengkap, berikut rincian perbedaan antara quick count dan real count:

  • Quick count dilakukan oleh lembaga survei, sementara real count dilakukan oleh KPU
  • Quick count bersifat prediksi, sedangkan real count menyajikan hasil suara yang akurat.
  • Quick count menggunakan jumlah suara dari sampel TPS, sementara real count menghitung semua suara di seluruh TPS secara berjenjang.
  • Quick count dapat menyajikan hasil dengan lebih cepat, sedangkan real count membutuhkan waktu lebih lama.
  • Hasil quick count tidak dapat digunakan sebagai dasar putusan pemenang pemilu, sementara hasil real count akan digunakan untuk menentukan pemenang pemilu.

Nah itulah tadi sobat tribuners perbedaan Quick Count dan Real Count, jadi jangan sampai keliru ya sobat! 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved