Senin, 13 April 2026

Dorong Pembangunan Perpustakaan Berstandar Internasional di Provinsi Bengkulu

Keseriusan untuk mewujudkan adanya perpustakaan berstandar internasional di Provinsi Bengkulu semakin terlihat.

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Yunike Karolina
Jiafni Rismawarni/TribunBengkulu.com
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Bengkulu Meri Sasdi. DPK tengah merancang Bengkulu Internasional Library tahun ini.  

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Keseriusan untuk mewujudkan adanya perpustakaan berstandar internasional di Provinsi Bengkulu semakin terlihat.

Hal ini terlihat dari upaya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Bengkulu yang merancang Bengkulu Internasional Library tahun ini. 

Tak hanya itu, bahkan pihak DPK Provinsi Bengkulu juga sudah melakukan lawatan ke Institut Pertanian Bogor (IPB) guna melihat dan studi tentang perpustakaan dan museum di sana. 

Suasana di ruang baca Perpustakaan Provinsi Bengkulu
Suasana di ruang baca Perpustakaan Provinsi Bengkulu (Jiafni Rismawarni/TribunBengkulu.com)

"Saat ini masih dalam kajian Bengkulu, Indonesia bahkan dunia. Di 2024 ini kita akan mengumpulkan terus storyline seperti ini," kata Meri Sasdi. 

Ia menjelaskan nantinya dalam Bengkulu Internasional Library itu akan menjadi wadah literasi, baik dokumen sejarah Bengkulu maupun dokumen penting lainnya.

Seperti arsip sejarah bangsa, sehingga bisa menjadi daya tarik Bengkulu sebagai pusat kajian sejarah. 

Apalagi pihaknya juga memiliki program guna menjadikan Bengkulu pusat penelitian dan studi tentang sejarah.

Untuk itu pihaknya terus mengumpulkan dan mengkaji berbagai literasi berbagai storyline. Agar mendorong akan berdirinya perpustakaan berstandar internasional di Bengkulu

Apabila nanti naskah, dokumen, maupun arsip yang diperlukan sudah terpenuhi. Maka barulah Pemprov Bengkulu akan memulai membangun bangunan Bengkulu Internasional Library.

"Pada saatnya nanti, sesuai kajian akan dimulai. Sekarang ini masih proses, kita masih mengkaji harapannya 2025 di perubahan kita sudah DED (Rancang Bangun Rinci, red)," jelas Meri. 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved