Jumat, 15 Mei 2026

Gudang Ikan Milik Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bengkulu Dibobol, Preteli Motor Dinas

Pelaku diduga masuk dari bagian samping bangunan gudang, dengan cara memanjat plafon yang sudah jebol, kemudian masuk ke dalam gudang.

Tayang:
Penulis: Beta Misutra | Editor: Yunike Karolina
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Gudang ikan milik Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bengkulu di Jalan Bencoolen Street Kelurahan Pondok Besi Kecamatan Teluk Segara, Kamis (28/3/2024) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB dibobol maling. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Gudang ikan milik Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bengkulu di Jalan Bencoolen Street Kelurahan Pondok Besi Kecamatan Teluk Segara, Kamis (28/3/2024) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB dibobol maling.

Pelaku diduga masuk dari bagian samping bangunan gudang, dengan cara memanjat plafon yang sudah jebol, kemudian masuk ke dalam gudang.

Setelah berhasil masuk pelaku kemudian mempreteli 3 unit motor dinas milik DKP Kota Bengkulu yang ada di dalam gudang.

Setelah berhasil mempreteli motor, agar menjadi bagian yang lebih kecil, pelaku kemudian mambawa barang hasil curiannya melalui plafon tempat awal pelaku masuk.

Kejadian tersebut baru diketahui setelah ada warga sekitar yang melihat adanya body motor yang berserakan di samping gudang ikan.

Kemudian temuan tersebut dilaporkan kepada pihak DKP Kota Bengkulu, dan setelah dicek ke dalam gudang, benar saja motor yang dalam keadaan rusak di dalam gudang sudah dipreteli dan beberapa bagian motor yang ada di sana telah dibawa kabur oleh pencuri.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 20 juta dan sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian Polresta Bengkulu.

"Kejadiannya malam kemarin, dan sudah dilaporkan oleh pihak dinas ke polisi," ungkap Angga, salah satu warga yang tinggal di dekat gudang ikan Jumat (29/3/2024).

Diperkirakan aksi pelaku mempreteli mesin motor yang ada di gudang diduga bukan hanya satu hari saja, melainkan sudah beberapa hari.

Sehingga saat kejadian Kamis (28/3/2024) kemarin kemungkinan pelaku hanya mengambil barang dan onderdil motor yang telah mereka preteli sebelumnya.

"Kalau melihat dari kejadiannya, pelaku diperkirakan lebih dari satu orang. Mungkin sekitar 2-3 orang," kata Angga.

Baca juga: Libur Lebaran 2024, ASN Pemkot Bengkulu Diwanti-wanti Jangan Tambah Libur

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved