Sabtu, 2 Mei 2026

Cek Fakta

HOAKS Narasi Ada Garis Horizontal di Batang Hidung Tanda Penyakit Jantung

Garis horizontal di batang hidung atau nasal bridge tidak menandakan seseorang terkena penyakit jantung.

Tayang:
Editor: Hendrik Budiman
Tangkapan Layar Facebook.
Tangkapan Layar Facebook. HOAKS Narasi Ada Garis Horizontal di Batang Hidung Tanda Penyakit Jantung 

TRIBUNBENGKULU.COM - Viral di media sosial narasi mengenai tanda-tanda pada tubuh ketika seseorang terkena penyakit jantung.

Tanda-tanda tersebut, antara lain, munculnya garis horizontal di batang hidung dan garis 45 derajat di telinga.

Selain itu, pembuluh darah bawah lidah berwarna gelap dan bercabang, serta pembuluh vena di ibu jari berwarna biru.

Narasi yang beredar Video soal tanda-tanda seorang terkena penyakit jantung dibagikan oleh akun Facebook @Mustika NawangWulan

"Hanya ingin berbagi informasi untuk mengetahui tanda⊃2; di tubuh kita ... ???? Semoga Bermanfaat. ?? Salah satu tanda jantung lemah garis horizontal d batang hidung.... Salam Sehat Selalu," tulisnya.

Berdasarkan penelusura narasi tersebut tidak benar atau hoaks.

Dikutip dari Kompas.com, dokter spesialis jantung Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret (UNS) Habibie Arifianto membantah narasi tersebut.

Menurut dia, garis horizontal di batang hidung atau nasal bridge tidak menandakan seseorang terkena penyakit jantung.

Begitu pula pembuluh darah vena yang gelap dan bercabang di area lidah.

Ini merupakan tanda peningkatan tekanan vena atau pembuluh darah balik, biasanya karena proses penuaan.

Kendati begitu, Habibie mengatakan, ada beberapa tanda-tanda sekunder yang bisa dijadikan penanda masalah pada jantung dan pembuluh darah.

Tanda sekunder itu dapat berupa frank sign atau garis lekukan diagonal pada daun telinga.

Baca juga: Beredar Hoaks Penggalangan Dana untuk Pengemudi Xpander yang Tabrak Porsche di Showroom PIK

Semakin tegas garis diagonal pada daun telinga dan semakin dalam lipatannya, maka semakin berhubungan dengan penyakit jantung, seperti jantung koroner, penyakit pembuluh darah tepi, dan stroke.

Tanda lainnya, yakni adanya titik-titik atau gumpalan kekuningan di sekitar kelopak mata.

Ini menandakan kadar kolesterol tinggi yang menumpuk di sekitar jaringan bawah kulit sekitar mata.

Selain itu, jari tabuh atau clubbing finger juga dapat menunjukkan seseorang mengalami masalah jantung.

Kondisi ini muncul saat ujung jari tangan atau kaki bengkak, sehingga kuku tampak melebar dan melengkung.

Adapun untuk tanda-tanda primer atau tanda yang langsung mengarah pada penyakit jantung, yakni detak jantung yang tidak teratur dan temuan bising jantung.

Bising jantung merupakan suara desingan atau tiupan yang terdengar dengan stetoskop saat jantung berdetak.

Adanya penumpukan cairan di paru-paru pada pasien yang mengalami sesak napas akibat gagal jantung juga menjadi tanda primer.

Kesimpulan

Garis horizontal di batang hidung, garis 45 derajat di telinga, pembuluh darah bawah lidah berwarna gelap dan bercabang, serta pembuluh vena di ibu jari berwarna biru bukan tanda-tanda seseorang terkena penyakit jantung.

Dokter spesialis jantung Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret (UNS) Habibie Arifianto membantah narasi tersebut.

Garis horizontal di batang hidung atau nasal bridge tidak menandakan seseorang terkena penyakit jantung.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved