Rabu, 22 April 2026

Kumpulan Doa

Doa Minta Pemimpin yang Adil dan Mengutamakan Rakyat Daripada Kepentingan Pribadi

Amalkan doa ini untuk memohon pemimpin yang baik agar dijauhkan dari pemimpin yang zalim.

Penulis: Rita Lismini | Editor: Ricky Jenihansen
TribunBengkulu.com/Freepik.com
Ilustrasi berdoa. Doa memohon pemimpin yang adil dan mengutamakan rakyat daripada kepentingan pribadi. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Amalkan doa ini untuk meminta pemimpin yang adil dan mengutamakan rakyat daripada kepentingan pribadi.

Dalam Islam, pemimpin tentunya memiliki kedudukan yang tinggi dan mulia.

Namun, tidak semua pemimpin bisa berlaku adil dan bersikap bijak pada rakyatnya.

Padahal pemimpin yang bertanggung jawab dalam mengemban amanah merupakan salah satu sosok yang dicintai Allah SWT.

Sebagaimana dalam hadits, Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya kepemimpinan merupakan sebuah amanah, di mana kelak di hari kiamat akan mengakibatkan kerugian dan penyesalan. Kecuali mereka yang melaksanakannya dengan cara baik, serta dapat menjalankan amanahnya sebagai pemimpin." (HR Muslim)

Jadi, setiap orang tentu menginginkan di bawah kepemimpinan yang baik, adil dan bijak.

Salah satu upaya yang bisa kita lakukan untuk memohon pemimpin yang baik adalah dengan berdoa kepada Allah SWT.

Nah, setiap umat Islam bisa mengamalkan doa di bawah ini agar diberi tempat dan pemimpin yang baik.

Baca juga: Fase Baru dalam Hidup, Ini Arti Mimpi Gigi SeriDepan Atas Copot

Doa Mohon Tempat yang Adil

وَقُلْ رَّبِّ اَدْخِلْنِيْ مُدْخَلَ صِدْقٍ وَّاَخْرِجْنِيْ مُخْرَجَ صِدْقٍ وَّاجْعَلْ لِّيْ مِنْ لَّدُنْكَ سُلْطٰنًا نَّصِيْرًا

Wa qur rabbi adkhilni mudkhala sidqiw wa akhrijni mukhraja sidqiw waj‘al lilmil ladunka sultanan nasiran.

Artinya: "Ya Tuhanku, masukkanlah aku secara masuk yang benar, dan keluarkanlah pula aku secara keluar yang benar. Dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan (pemimpin) yang menolong." (Al-Isrâ': 80).

Setelah mengetahui doa memohon pemimpin yang baik, simak juga tata cara berdoa yang benar sesuai anjuran Rasululah SAW di bawah ini!

TATA CARA BERDOA 

1. Menghadap kiblat

Hal ini berdasarkan riwayat dari sahabat Jabir Ibnu Abdullah, dalam sebuah hadits Muslim.

"Rasulullah datang ketempat wuquf di Arafah dan ia menghadap kiblat lalu terus menerus berdo'a sehingga tenggelam matahari"

2. Membaca hamdalah atau pujian, Istighfar dan Shalawat

Salah seorang Sahabat Nabi berkata :

"Ketika Nabi Muhammad saw duduk di masjid, tiba-tiba datang seorang laki-laki masuk, lalu ia shalat. Setelah selesai ia membaca doa,'Allahummaghfirlii warhamnii'.

Maka waktu itu Rasulullah pun berkata, wahai kawan, engkau terburu-buru. Jika Engkau shalat, duduklah dahulu kemudian bacalah pujipujian kepada Allah. Karena dia yang memiliki pujian itu, lalu Engkau baca shalawat kepadaku kemudian baru berdoa.

Kemudian datang seorang yang lain setelah shalat ia memuji Allah dan membaca shalawat untuk Nabi Muhammad SAW dan setelah itu Nabi bersabda, berdo'alah akan dipenuhi."

3. Dengan suara lembut dan rasa takut

Firman Allah SWT yang berbunyi:

"Berserulah (Berdo'a) kepada Tuhanmu dengan merendahkan diri dan suara yang lembut.

Sesungguhnya Allah tidak menyukai orangorang yang melampaui batas. Dan janganlah engkau berbuat kerusakan dibumi sesudah (Allah SWT ) memperbaikinya, dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak diterima) dan harap (akan dikabulkan).

Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik." (Q.S. Al A'raf : 55-56)

WAKTU PALING BAIK UNTUK BERDOA 

1. Antara azan dan Iqamat.

2. Menjelang waktu shalat dan sesudahnya.

3. Waktu sepertiga malam yang terakhir.

4. Sepanjang hari jum'at

5. Antara Dzuhur dan Ashar, serta Ashar dan Maghrib

6. Ketika Khatam membaca Al-Qur'an

7. Ketika Turun hujan

8. Ketika melakukan Tawaf

9. Ketika menghadapi musuh di medan perang

10. Dalam berdo’a sebaiknya di ulang 3 (tiga) kali

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Bengkulu dan Google News Tribun Bengkulu untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Temukan kumpulan doa-doa harian lainnya di sini.

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved