Rabu, 6 Mei 2026

Kebakaran di Kota Bengkulu

Kronologi-Penyebab Kebakaran Rumah Kontrakan Milik Caleg DPRD Kota Bengkulu

Kebakaran tersebut diduga berasal dari Korsleting listrik dari salah satu kamar di bagian depan rumah kontrakan milik Rahmat Widodo.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Beta Misutra | Editor: Hendrik Budiman
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Caleg terpilih DPRD Kota Bengkulu, Rahmad Widodo yang datang ke rumah kontrakan miliknya nyaris ludes terbakar, Selasa (30/4/2204) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Rumah kontrakan milik Caleg terpilih DPRD Kota Bengkulu dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bengkulu, Rahmad Widodo yang berada di Jalan Merawan 9 Kelurahan Sawah Lebar Kota Bengkulu, Selasa (30/4/2024) pagi sekitar pukul 08.30 WIB nyaris ludes terbakar.

Kebakaran tersebut diduga berasal dari Korsleting listrik dari salah satu kamar di bagian depan rumah kontrakan milik Rahmat Widodo.

Pasalnya saat kejadian tidak ada penghuni kontrakan yang sedang menghidupkan kompor ataupun benda yang bisa menghasilkan api lainnya.

Api awalnya berasal dari kamar yang berada di bagian depan rumah kontrakan milik Rahmad Widodo tersebut.

"Untuk dugaan penyebab kebakaran ini adalah akibat korsleting listrik," ungkap Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Yuliansyah.

Baca juga: Kebakaran Hanguskan 2 Rumah di Bingin Kuning Lebong, Warga Lempari Ember Berisi Air ke Mobil Damkar

Kejadian bermula saat petugas Damkar Kota Bengkulu menerima adanya laporan masyarakat bahwa ada kebakaran yang terjadi di Jalan Merawan 9.

Kemudian Damkar Kota Bengkulu langsung menerjunkan 8 armada ke lokasi kebakaran tersebut.

Hanya butuh waktu 20 menit petugas kemudian berhasil memadamkan api yang melahap kontrakan tersebut.

Terpisah pemilik kontrakan yang juga merupakan Caleg DPRD Kota Bengkulu, Rahmad Widodo menyatakan bahwa benar kontrakan tersebut adalah miliknya.

Kontrakan tersebut ditempati oleh 8 orang penghuni yang semuanya merupakan siswa SMA IT.

Namun saat kejadian semua siswa sedang tidak di kontrakan, karena sedang sekolah, kecuali 1 orang yang sedang tidak sekolah.

"Tadi di dalam kosan hanya ada 1 orang, namun sudah berhasil menyelamatkan diri," kata Rahmad.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved