Jumat, 17 April 2026

Berita Bengkulu Selatan

Ratusan Kios Sekudang Program Pemkab Bengkulu Selatan Gulung Tikar dan Jadi Warung Biasa

Sejak beberapa tahun lalu, Pemkab Bengkulu Selatan telah meluncurkan salah satu program unggulan yakni, Kios Sekundang.

Penulis: Ahmad Sendy Kurniawan Putra | Editor: Hendrik Budiman
Ahmah Sendy Kurniawan/TribunBengkulu.Com
Salah Satu Kios Sekundang. Ratusan Kios Sekudang di Bengkulu Selatan Gulung Tikar dan Jadi Warung Biasa 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Salah satu program unggulan Pemkab Bengkulu Selatan yakni Kios Sekundang tidak berjalan sesuai haparan.

Pasalnya, sebagaian besar atau bahkan ratusan Kios Sekundang telah diresmikan oleh Pemkab Bengkulu Selatan sejak beberapa waktu lalu terpaksa tutup atau gulung tikar.

Kadis Perdagangan Kabupaten Bengkulu Selatan Binagransyah, S.P, M.M menyampaikan, terhitung sejak tahun 2023 lalu, Pemkab Bengkulu Selatan tidak lagi menganggarkan Program Kios Sekundang.

Apalagi, terkait melakukan penambahan Kios Sekundang juga tidak lagi dilakukan terhitung tahun lalu. Hal tersebut tentunya disebabkan dengan beberapa alasan.

Salah satunya, faktor penyebab tutupnya beberapa Kios Sekundang yang ada di Kabupaten Bengkulu Selatan dikarenakan dampak pandemi Covid-19.

Dampak pandemi tersebut telah membuat laju perekonomian masyarakat jadi melambat. Sehingga, terpaksa karena faktor ekonomi ada Kios Sekundang yang milih tutup.

"Ya, saat pandemi Covid-19 lalu memang berdampak pada Kios Sekundang ada yang tutup. Karena modalnya kecil tidak berjalan maksimal," kata Binagransyah.

Kadis menambahkan, sebelumnya setidaknya ada 200 Kios Sekundang lebih yang terdampak Pmpandemi Covid-19 lalu.

Baca juga: Semangati 39 Atlet ASKI Bengkulu, Usin Sembiring Sambangi Kejurnas ASKI 2024

Dari total tersebut, setidaknya tecatat hampir setengah dari jumlah yang ada harus tutup dan tidak beroperasi lagi hingga saat ini.

"Samapai sekarang tecatat masih ada 100 lebih Kios Sekundang yang beroprasi," jelas Kadis.

Lebih lanjut Binagransyah, pada awalnya diluncurkan Program Kios Sekundang merupakan upaya digitalisasi dan modernisasi warung-warung yang ada di Bengkulu Selatan.

Namun, sangat disayangkan beberapa peserta harus mengundurkan diri karena alasan permodalan dan berakhir dengan menutup kios tersebut.

"Dengan sisah Kios Sekundang yang ada, kami terus melakukan pemantauan dan pembinaan," demikian Binagransyah.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved