Kamis, 21 Mei 2026

Lirik Lagu

Makna dan Lirik Lagu Lebur - Nina Tamam, Single Terbaru 2024 Bernuansa Noir 'Malam Berteman Bintang'

Inilah lirik lagu Lebur, single terbaru Nina Tamam di tahun 2024 bernuansa noir dan sinematik.

Tayang:
Penulis: Rita Lismini | Editor: Ricky Jenihansen
- Transpose +

TRIBUNBENGKULU.COM - Inilah lirik lagu Lebur, single terbaru Nina Tamam di tahun 2024 bernuansa noir dan sinematik.

Nina Tamam adalah penyanyi dan aktris yang tergabung dalam grup vokal yang besar di era 90an, Warna dan pernah merilis album solo atas namanya sendiri, Nina (2004).

Kini Nina meluncurkan single terbarunya dengan warna baru yang lebih bernuansa noir dan sinematik yang megah.

Lagu ini merupakan hasil kolaborasi Nina dengan Endah Widiastuti (Endah n’ Rhesa) sebagai penulis lagu, dan Adra Karim (produser, kibordis Tomorrow People Ensemble) sebagai komposer/produser dan dibantu oleh Panji Prasetyo sebagai eksekutif produser sekaligus produser kedua.

Lagu “Lebur” sendiri menurut Endah sebagai penulis liriknya bercerita soal kerinduan yang disertai oleh berbagai ekspresi atau emosi.

Di dalamnya ada rasa cinta, gelisah, gundah, rindu jadi satu digambarkan perasaan lebur jadi satu dan itu adalah ungkapan atau sosok yang
dinanti-nantikan.

Musiknya yang digarap Adra Karim bernuansa noir dan sinematik, terbangun dari atmosfer yang suram, gelap, dan instrumen seperti piano, cello, bermain nada minor dengan kord yang tidak sederhana

Dengan dirilisnya single terbaru yang berbeda ini Nina ingin terus bisa berkarya dan diterima pasar.

Nina juga berharap agar lagu ini bisa menemani mereka yang ingin melebur bersama pasangannya yang terpisah jarak, waktu atau apapun. Semoga bisa menyatu dan melebur bersama pendengar musik Indonesia.

Selain ada video lirik dan video musik untuk lagu “Lebur”, rencananya dengan eksplorasi barunya ini Nina akan merilis single kedua, dan diharapkan ke depannya bisa menghasilkan album penuh keduanya.

Lirik Lagu Lebur - Nina Tamam

Senja menjelang angin dan hujan menyapa
Berharap engkau hadir memadu bersama
Kiranya, rinduku berlabuh dalam air mata
Mentari redupkan sinarnya

Malam berteman bintang dan pagi menjelang
Lukiskan indah mimpi bercinta bersama dirimu
Mentari redupkan sinarnya

Aku menunggu dan tak akan
Pernah berhenti tuk menunggumu
Hingga engkau luluh ke pangkuanku

Namun jarak dan waktu
Menepis harapanku
Dan kumelepaskan sudah

Gundah hati tak menentu
Hanya satu keinginanku
Menatap wajahmu lebur dipelukmu

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved