Jumat, 10 April 2026

Berita Seluma

Respon BPBD Seluma soal Potensi Gempa Megathrust, Ingatkan Masyarakat Pesisir Selalu Waspada

BMKG telah mengeluarkan peringatan soal potensi gempa di dua zona megathrust yang dapat memicu tsunami, dan langsung direspon BPBD Seluma.

Penulis: Yayan Hartono | Editor: Yunike Karolina
Yayan Hartono/TribunBengkulu.com
Kalak BPBD Seluma Hadi Susanto menyikapi potensi terjadinya gempa megathrust dengan menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dan waspada terkuhusus masyarakat yang tinggal di pesisir pantai di Seluma Provinsi Bengkulu. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan soal potensi gempa di dua zona megathrust yang dapat memicu tsunami.

Menyikapi ini Kepala pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Seluma Hadi Susanto mengingatkan masyarakat agar selalu waspada. Khususnya masyarakat yang tinggal di pesisir pantai yang ada di Kabupaten Seluma

"Intinya jangan takut dan jangan panik, tetap selalu waspada. Khususnya untuk masyarakat kita yang tinggal di pesisir pantai di Kabupaten Seluma," kata Hadi Susanto, Jumat (23/8/2024). 

Menyikapi pernyataan BMKG, lanjut Hadi, BPBD juga telah menyiagakan semua peralatan dan armada yang ada. Jika gempa megathrust ini nantinya benar terjadi sesuai prediksi BMKG, maka pihaknya dapat langsung bergerak untuk penanganannya di masyarakat. 

"Semua peralatan, perlengkapan juga armada semua telah kita persiapkan. Kita akan siap bergerak jika bencana ini nanti benar terjadi," ucap Hadi. 

Sebegai pendeteksi dini, BPBD Seluma telah memasang alat pendeteksi tsunami. Letaknya di Desa Rawa Indah Kecamatan Ilir Talo. Alat ini akan bekerja jika terjadi gempa dengan skala besar yang berpotensi terjadi tsunami. 

"Alat pendeteksi tsunami kita punya di Desa Rawa Indah. Masih berfungsi aktif dan akan hidup sirenenya jika ada gempa besar yang berpotensi terjadi Tsunami," jelasnya. 

Menyikapi potensi gempa megathrust, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos), Satpol PP dan damkar sebagai langkah antisipasi jika bencana gempa megatrush ini benar terjadi. 

"Dinas-dinas terkait kita telah lakukan koordinasi untuk penanganan pasca bencana. Ada Dinas Sosial dan Satpol PP dan damkar kita telah lakukan koordinasi," ujar Hadi.

Baca juga: Polisi Pastikan RK Anak Pelaku Pembunuhan Anggota Polres Seluma Bripda Sony Tak Terlibat

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved