Jumat, 8 Mei 2026

Tapal Batas Bengkulu Selatan Kaur

Bupati Gusnan Janji Selesaikan Polemik Tapal Batas Bengkulu Selatan dan Kaur

Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi menyebutkan, piahaknya akan segera menyelesaikan permasalahan Tapal Batas (Tabat) antara Kabupaten BS dan Kaur

Tayang:
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Hendrik Budiman
Nur Rahma Sagita/TribunBengkulu.com
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi beserta jajaran dan pihak FPWK saat membahas tabat antara Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kaur di ruang Rapat Sekretaris Kantor Bupati BS, Selasa 10 September 2024. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Bupati Bengkulu Selatan  Gusnan Mulyadi menyebutkan, piahaknya akan segera menyelesaikan permasalahan Tapal Batas (Tabat) antara Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur.

Hal ini disampaikannya usai rapat bersama  Forum Peduli Wilayah Kedurang (FPWK) tentang Tapal Batas  Kaur dan Bengkulu Selatan, Selasa (10/9/2024).

"Ini bukan pertemuan pertama dengan adik sanak  di Kedurang, awalnya kita sudah pernah sama-sama ketemu di Kantor Camat Kedurang," ujar Gusnan , Selasa (10/9/2024)   .

Pertemuan dengan FPWK ini sebagai tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya sehingga Pemkab Bengkulu Selatan bersama FPWK sudah sepakat untuk segera menyelesaikan permasalahan tabat Bengkulu Selatan dengan Kaur.

“Jadi pertemuan keduai ini kita sudah sepakat bersama adik sanak kedurang kembali menyusuri secara administrasi mengenai tapal batas ini,” jelas Gusnan.

Baca juga: Polemik Tapal Batas Bengkulu Selatan-Kaur, Polisi Imbau Massa Aksi Jaga Kamtibmas

Selanjutnya dikatakan Gusnan, penyelesaian masalah ini sesuai aturan undang-undang Pemekaran tahun 2003 dan Permendagri tahun 2017 supaya masalah ini dapat diselesaikan segera.

“Hasil dari penelurusam akan disampaikan secara bersama-sama ke Gubernur Bengkulu dan Kementrian,” beber Gusnan.

Gusnan berharap bagi masyarakat yang tergabung dalam FPWK dapat menjaga sikap dan tindakan agar tidak merugikan diri sendiri seperti tidak anarkis atau tindakan yang berhadapan dengan hukum.

“Tolong kami minta adik sanak FPWK untuk menjaga sikap dan tindakan melanggar hukum yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain,” harap Gusnan.

Terpisah Ketua FPWK, Hiven Sugiro mengatakan, pihaknya memastikan dan menjamin keamanan dan kedamaian para masa FPWK yang menjalankan aksi di tapal batas Bengkulu Selatan dan Kaur dengan jumlah anggota mencapai 350 orang.

"Saya menjamin untuk teman-teman FPWK 100 persen tidak akan melakukan tindakan anarkis dan menjamin akan damai," tutup Hiven.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved