Senin, 11 Mei 2026

Berita Bengkulu

5 Kapal Nelayan di Pantai Malabero Bengkulu Hancur Diterjang Ombak

Ada 5 kapal nelayan yang rusak parah akibat diterjang ombak diantaranya 2 hancur dan 3 lagi mengalami kerusakan

Tayang:
Aghisty Firan Marenza/TribunBengkulu.com.
Nelayan sedang menaiki kapal yang karam di pantai Malabero Bengkulu, Rabu (16/10/2024). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Aghisty Firan Marenza 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Nelayan di Pantai Malabero, Kota Bengkulu bergotong-royong mengangkat dan mencari sisa puing-puing kapal yang hancur diterjang ombak besar, pada Rabu (16/10/2024).

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu, Syafriandi mengatakan, dari laporan ada 5 kapal nelayan yang rusak parah akibat diterjang ombak diantaranya 2 hancur dan 3 lagi mengalami kerusakan

"Hari ini kami menyikapi dan menanggapi, karena adanya kejadian yang menimpa beberapa kapal nelayan yang rusak diakibatkan ombak yang tinggi," terang Syafriandi, Rabu (16/10/2024).

Dirinya berharap  nantinya bisa membantu para nelayan yang terdampak musibah tersebut.

"Mudah-mudahan ini secepatnya mendapat tanggapan dari pemerintah nanti kita bisa programkan di tahun depan untuk kita anggarkan, pergantian kapal di APBD 2025," tutur Syafriandi.

Wanail (47) salah satu nelayan pantai Malabero yang mengalami kerusakan pada kapalnya menjelaskan, ombak besar itu datang sekitar pukul 01.00 WIB setelah hujan sangat deras. 

Baca juga: 2 Putra Asli Bengkulu Kandidat Jadi Menteri Koperasi dan Mendes PDT di Kabinet Prabowo-Gibran 

Ia mendengar ombak datang dan menyapu kapal para nelayan, dan pada saat kejadian tidak dapat bertindak karena ombak yang terlalu tinggi dan disertai angin kencang.

"Kejadiannya waktu kami ingin pergi melaut. Saat di senter kapalnya sudah tidak kelihatan, dikarenakan ombak tinggi yang menyebabkan kapal terhantam dan membuat kapal tersebut karam serta hancur berkeping-keping," kata Wanail.

Ia pun mengakui, dari kejadian tersebut diperkirakan jumlah kerugian mencapai 90 juta.

"Karena di dalamnya terdapat jaring, oli, fiber, beserta alat tangkap dan mesinnya, gps dan satelit untuk melaut," pungkas Wanail.

Hingga saat ini, para nelayan masih mencari puing-puing badan kapal yang tersisa. Dari data yang didapatkan Wanail, ada 5 kapal yang dilaporkan rusak pasca diterjang ombak besar Rabu malam.

"Sejak pagi tadi, kami para nelayan sama - sama ikut mencari kapal - kapal nelayan. Ada sebagian yang ketemu dalam kondisi utuh dan ada sebagian yang hanya sisa puingnya saja ," kata Wanail, nelayan di Pantai Malabero.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved