Jumat, 1 Mei 2026

Pria di Lebong Loncat dari Tower

Awal Mula Pria di Lebong Tewas Loncat dari Tower BTS Setinggi 100 Meter, Keluarga Teriak Histeris 

Awal mula pria berinisial ADS (35) warga Lebong Bengkulu tewas setelah meloncat dari tower BTS setinggi 100 meter pada Selasa (19/11/2024) pagi. 

Tayang:
Editor: Rita Lismini
Istimewa
Kolase foto pria loncat dari tower BTS setinggi 100 meter, keluarga teriak histeris 

TRIBUNBENGKULU.COM - Awal mula pria berinisial ADS (35) warga Lebong Bengkulu tewas setelah meloncat dari tower BTS setinggi 100 meter pada Selasa (19/11/2024) pagi. 

Dari data terhimpun TribunBengkulu.com, kronologi pria Lebong berinisial ADS nekat loncat dari tower BTS bermula sekitar pukul 08.10 WIB. 

Saat itu, saksi yang merupakan keluarga korban menerima telepon dari warga sekitar.

Mereka melihat korban sudah berada di atas tower dengan cara memanjatnya. 

Saat korban berada di atas tower, pihak keluarga, warga dan kepolisian sempat berusaha membujuk korban untuk turun.

Akan tetapi sekitar pukul 08.30 WIB, korban memilih melompat dari atas tower dan sempat tersangkut di pagar kawat sebelum langsung menghantam lantai semen di bawahnya. 

"Korban kemudian langsung dibawa ke rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia," kata Kapolres Lebong AKBP Awilzan melalui PS Kasubsi PIDM Humas Aipda Syaiful Anwar. 

Penyebab korban nekat melakukan aksi bunuh diri itu diduga adalah depresi.

Namun terkait depresinya karena apa, masih dilakukan penyelidikan dengan memintai keterangan dari sejumlah pihak.

Pihak keluarga menerima kejadian itu sebagai musibah dan membawa jenazah korban untuk dimakamkan. 

"Motifnya diduga depresi, pihak keluarga sudah membawa jenazahnya untuk dimakamkan," ujar Syaiful. 

Pemicu Kejadian 

Keluarga sempat membujuk pria di Lebong yang tewas setelah melompat dari tower BTS setinggi 100 meter agar turun.

Menurut Kapolres Lebong AKBP Awilzan melalui PS Kasubsi PIDM Humas, Aipda Syaiful Anwarkorban diduga mengalami depresi hingga nekat meloncat dari tower BTS setinggi 100 meter 

Mengenai pemicu korban mengalami depresi, Kapolres AKBP Awilzan mengaku pihaknya masih harus melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Aipda Syaiful Anwar juga mengungkapkan detail kejadian. 

Korban yang melompat dari atas tower itu ternyata sempat tersangkut di kabel sebelum jatuh ke bawah.

Korban mendarat di bagian bawah tower dan terlihat becak darah disana. 

Keluarga dan warga yang beramai-ramai menyaksikan kejadian tersebut langsung teriak histeris. 

Para warga langsung berlarian untuk melihat kondisi korban yang baru saja loncat dari tower setinggi 100 meter tersebut. 

Disisi lain, korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lebong namun dinyatakan telah meninggal dunia. 

Selanjutnya jenazah korban dibawa keluarganya untuk dimakamkan.

"Sempat dibawa ke RSUD Lebong namun dinyatakan meninggal dunia, saat ini jenazahnya sudah dibawa ke rumah duka," ungkap Syaiful. 

Viral di media sosial

Aksi nekat ADS tersebut terekam kamera amatir hingga viral di media sosial.

Tak hanya videonya saja, foto-foto korban juga sempat tersebar di media sosial. 

Dalam video yang beredar itu, terlihat korban tengah menaiki tower dan langsung melompat dari atas.

Salah satunya dibagikan akun Instagram @bengkuluXX  pada Selasa (19/11/2024).

"Seorang pria berinisial AD (35) warga Desa Tanjung Bunga I, Kecamatan Lebong Tengah, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu nekad terjvn dari tower provider setinggi 100 meter pada Selasa (19/11) pukul 08.30 WIB," tulis akun tersebut.

Dalam waktu singkat, unggahan tersebut telah mendapatkan ribuan tanggapan.

Tidak hanya itu, unggahan tersebut juga dikomentari beragam oleh warganet.

"Bukan Untuk ditiru, seberat apapun masalah bundir bukanlah solus," tulis akun @hndnya.

"Kito dak tau seberat apo masalah abng tu, jadi kalo comment yg elok dikit, hargoi keluarga yg ditinggalkan. Kadang kito curhat panjang lebar idak dengar, kadang jugo di ketawoi, kadang jugo di bandingkan. Padahal kito minta solusi," akun @nyimassayumi menambahkan.

"Bagi siapo Bae yng nengok itu semogah dijauhkan kek pikiran yang nak mengakhiri idup dngn cro cktu," akun @sintiaarmdyni ikut mengomentari.

Kontak bantuan

Kontak bantuan Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu. 

Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.

Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada. 

Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini: 

https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved