Nelayan Bengkulu Selatan Hilang

Tim Gabungan Temukan Tempat Makan dan Puing Kapal Nelayan Bengkulu Selatan yang Hilang saat Melaut

Tempat makan dan puing tersebut diduga berasal dari kapal ketiga nelayan yang dikabarkan hilang kontak pada Senin malam (2/12/2024). 

|
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Ricky Jenihansen
HO TribunBengkulu.com/Ist
Kapolsek Manna, warga dan BPBD Bengkulu Selatan saat sedang melakukan pencarian nelayan Bengkulu Selatan yang dikabarkan hilang kontak saat melaut pada Senin (2/12/24). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Tim gabungan TNI AL, Badan SAR Nasional dan Polri menemukan tempat makan dan puing kapal nelayan Bengkulu Selatan yang hilang saat melaut.

Berdasarkan keterangan dari tim gabungan, tempat makan dan puing tersebut diduga berasal dari kapal ketiga nelayan yang dikabarkan hilang kontak pada Senin malam (2/12/2024). 

Tiga nelayan yang dikabarkan hilang kontak saat melaut bernama Bastaridi (25) warga Kebun Niur,  Muklis (33) warga Gedang Melintang, dan Hendra (45) warga Desa Batu Lambang.

Kapolres BS AKBP Florentus Situngkir, S.IK melalui Kapolsek Manna Iptu Erik Fahreza mengatakan, saat ini kapal yang ikut melakukan pencairan terhadap 3 nelayan yang hilang kontak telah mendarat lagi di Pantai Pasar Bawah.

Menurut keterangan yang didapatkan, tempat makan yang diduga milik salah satu dari 3 orang nelayan tersebut ditemukan di tengah laut di wilayah Padang Guci Kabupaten Kaur.

"Ya, dari keterangan kakak korban yang ikut mencari, telah ditemukan tempat makan korban, dan papan yang diduga bagian dari kapal terombang ambing di perairan laut Padang Guci," ujar Iptu Erik kepada TribunBengkulu.com, Senin (2/12/24).

Menurut Erik, saat ini pihaknya telah membawa tempat makan dan juga puing tersebut untuk diperlihatkan dengan pihak keluarga untuk memastikan kebenarannya.

"Semuanya sudah dibawa ke rumah korban untuk memastikan itu milik korban atau bukan," ujar Erik.

Erik juga mengatakan, hingga saat ini proses pencarian masih terus dilakukan.

Namun demikian, hasilnya masih nihil dan tim saat ini sedang beristirahat sebelum melanjutkan pencarian.

"Proses pencarian masih terus diupayakan. Baik dari pihak keluarga, tim Basarnas dan lainnya," kata Erik.

"Untuk hasil, sampai kini masih nihil dan kami juga masih istirahat sejenak untuk melakukan pencarian kembali."

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved