Rabu, 8 April 2026

Viral di Media Sosial

'Menghadap Saya Abis Ini' Presiden Prabowo Tegur Mayor Teddy di Acara Muhammadiyah

Mayor Teddy Presiden Prabowo setelah merasa catatan yang harus dibacakannya dalam acara Pembukaan Tanwir dan Resepsi Milad ke-112 Muhammadiyah

Editor: Hendrik Budiman
Tangkapan layar Kompas TV
Presiden Prabowo Subianto dalam acara Pembukaan Tanwir dan Resepsi Milad ke-112 Muhammadiyah, Kupang, Rabu (4/12/2024). 

TRIBUNBENGKULU.COM -  Sekretaris Kabinet Mayor Inf Teddy Indra Wijaya ditegur Presiden Prabowo Subianto di acara Pembukaan Tanwir dan Resepsi Milad ke-112 Muhammadiyah, Kupang, NTT, Rabu (4/12/2024).

Mayor Teddy ditegur langsung Presiden Prabowo setelah merasa catatan yang harus dibacakannya dalam acara Pembukaan Tanwir dan Resepsi Milad ke-112 Muhammadiyah tidak lengkap.

“Profesor doktor Muhadjir Effendi, Ketua PP Muhammadiyah periode, ini nggak disebut ini tahunnya itu,” kata Prabowo 

Seketika, Prabowo pun meminta Mayor Teddy untuk menghadap dirinya setelah acara Muhammadiyah.

“Pak Teddy, menghadap saya abis ini,” ujar Prabowo.

Baca juga: Identitas Pria di Samping Gus Miftah Ketawa Ngakak Saat Hina Penjual Es, Pemilik Pesantren Al Huda

Berdasarkan tayangan Program Khusus di KompasTV, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya merespons dengan wajah datar. 

Meskipun ada sejumlah undangan yang hadir merespons dengan tertawa.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo pun melanjutkan untuk menyapa sejumlah tamu undangan yang hadir dalam acara Pembukaan Tanwir dan Resepsi Milad ke-112 Muhammadiyah. 

Sebagai Presiden ke-8 Republik Indonesia, Prabowo Subianto menyampaikan rasa syukurnya bisa diundang hadir dalam acara tersebut.

“Saya di undang di acara ini, saya ingin mengatakan, bukan pengurus Muhammadiyah yang harus terima kasih saya hadir, saya yang terima kasih, karena saya merasa, saya merasa tidak hanya kehormatan, tetapi saya merasa penting bagi saya untuk bisa bicara kepada tokoh-tokoh Muhammadiyah, kepada para guru, kepada para ustaz, kepada para ulama,” ucap Prabowo.

“Ustaz, guru, ulama adalah Pendidikan bangsa, panutan rakyat, panutan masyarakat” sambungnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved