Rabu, 22 April 2026

BSI Luncurkan Desa Klaster Pertanian Padi di Mukomuko, Perkuat Program Pangan-jadi Sentra Padi

BSI Maslahat telah memfasilitasi 23 program Desa BSI yang tersebar seluruh Indonesia, salah satunya Program Desa BSI di Mukomuko. 

Editor: Hendrik Budiman
HO TribunBengkulu.com/Istimewa
BSI dan BSI Maslahat melakukan launching Program Desa Bangun Sejahtera Indonesia (Desa BSI) Klaster Pertanian Padi di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, tepatnya di Desa Tirta Mulya Kecamatan Air Manjunto, pada Rabu (18/12/2024)  

TRIBUNBENGKULU.COM - PT Bank Syariah Indonesia dan BSI Maslahat melakukan launching Program Desa Bangun Sejahtera Indonesia (Desa BSI) Klaster Pertanian Padi di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, tepatnya di Desa Tirta Mulya Kecamatan Air Manjunto, pada Rabu (18/12/2024) 

Program Desa BSI merupakan pengembangan ekonomi masyarakat (mustahik) yang diinisiasi oleh BSI Maslahat melalui pendayagunaan Dana Zakat Korporat Bank Syariah Indonesia. 

BSI Maslahat telah memfasilitasi 23 program Desa BSI yang tersebar seluruh Indonesia, salah satunya Program Desa BSI di Mukomuko. 

Tujuan Program Desa BSI adalah meningkatkan kesejahteraan penerima manfaat yang diukur dari peningkatan pendapatan dari usaha yang dijalankan.

Program Desa BSI di Mukomuko dimulai tahun 2023 dan telah terbentuk kelompok dengan nama Perkumpulan Petani Mulya Makmur Mukomuko Sejahtra (PP-M3S) yang telah mendapatkan pengesahan dari Kemenkumham. 

Saat ini kelompok mengelola seidaknya 41,5 Ha lahan anggota dengan total panen yang dihasilkan sampai saat ini sebesar 306,8 ton. Kelompok juga telah mampu memproduksi dan memasarkan beras sebanyak 127,3 ton dengan total omset 1,62 M.

BSI dan BSI Maslahat melakukan launching Desa BSI Klaster Pertanian
BSI dan BSI Maslahat melakukan launching Program Desa Bangun Sejahtera Indonesia (Desa BSI) Klaster Pertanian Padi di Kabupaten Mukomuko

Produk Beras yang dihasilkan dengan Merk Bulir Mulya sudah mendapat izin PSAT dari Kementerian Pertanian serta memperoleh SNI Bina UMK dari BSIP.

Direktur Program BSI Maslahat Muhammad Sobirin menyampaikan, program ini adalah bagian dari kebermanfaatan BSI untuk Negeri. 

"Program Desa BSI hadir untuk membantu para petani di Mukomuko agar semakin berdaya," ujarnya. 

Program ini membuktikan bahwa dana zakat sangat digdaya khususnya dalam memberdayakan dan mentransformasi masyarakat dari mustahik menjadi muzaaki.

Baca juga: Perkuat Implementasi ESG, BSI Kembangkan Ekonomi dan Tanam Pohon di Desa Semoyo Yogyakarta

 Program ini terlaksana tentu atas keterlibatan semua stakeholders BSI termasuk nasabah, karena saat bertransaksi di BSI Bapak/Ibu tidak hanya sekedar menabung namun secara tidak langsung telah ikut berkontribusi terhadap program-program kemaslahatan yang dijalankan oleh BSI Maslahat.

Disisi lain Manager Area Bank Syariah Indonesia Provinsi Bengkulu Ogi Yogasyara menyatakan, BSI setiap tahun telah menyetorkan dana zakat perusahaan dan karyawan ke BAZNAS dan kemudian disalurkan dengan berbagai program oleh BSI Maslahat. 

Pada Tahun 2023, total dana zakat yang disalurkan melalui Baznas kurang lebih sebessar 222 Milyar. 

"Alhamdulillah tiap tahun zakat dari BSI selalu meningkat dan itu semua merupakan kontribusi dari Bapak/Ibu sebagai nasabah. Doakan kinerja BSI semakin baik sehingga dana zakat yang dapat dimanfaatkan oleh umat juga semakin besar," ujarnya.

Mukomuko ini sangat dekat dengan BSI karena Dirut Heri Gurnadi adalah orang asli Mukomuko dan beliau besar di Mukomuko. 

"Beliau sangat konsen dengan pengembangan bisnis dan kemajuan Mukomuko. Alhamdulillah 2 tahun BSI di Mukomuko telah berkembang pesat dengan dukungan Pemerintah Daerah dan masyarakat Mukomuko," jelasnya.

BSI juga konsen dalam pengembangan usaha rakyat melalui penyaluran dana KUR. 

Tahun ini, BSI telah menyalurkan dana KUR kurang lebih 300 milyar di Provinsi Bengkulu termasuk Mukomuko yang sebagiannya adalah untuk usaha pertanian, perkebunan dan UMKM.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Wahyu Yuwana Hidayat, memberikan sambutan menyampaikan Bank Indonesia menilai program Desa BSI sangat baik karena bentuk sinergitas antara pemerintah, perbankkan dan masyarakat. 

Dengan sinergitas ini kelompok tani atapun masyarakat Mukomuko memiliki modal yang kuat untuk menjadi besar dan hebat. 

"Saya sudah lihat fasilitas Rice Milling Unit (RMU) yang diberikan oleh BSI ini luar bisa baik dan luar biasa bagus. Pertanian di Sumatera agak jauh tertinggal dibandingkan Jawa terutama dari aspek mekanisasi pertanian, maka dengan adanya sarana dan prasarana ini kelompok dapat memproduksi berbagai jenis kualitas beras, baik premium maupun medium," akuinya.

BSI dan BSI Maslahat menyerahkan bantuan saat launching Program Desa
BSI dan BSI Maslahat menyerahkan bantuan saat launching Program Desa Bangun Sejahtera Indonesia (Desa BSI) Klaster Pertanian Padi di Kabupaten Mukomuko

Pihaknya sangat mendukung adanya kelompok tani binaan BSI dan telah menyerahkan bantuan sarana mekanisasi pertanian yaitu Combine Harvester atau mesin pemanen padi. Peralatan tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan dalam proses panen, jika tanpa alat ini panen 1 Ha dilakukan dalam 6 hari maka dengan Combine Harvester cukup 1 jam. Selain itu, dengan penggunaan alat ini tentu dapat mengurangi biaya panen sehingga ada efisiensi dalam kegiatan usahatani. 

Sementara itu, Wakil Bupati Mukomuko, Wasri  mengapresiasi program Desa BSI.

"Kami atas nama pemda mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setingi-tingginya atas bantuan ataupun sinergi dari BSI dan BI," ungkapnya.

BSI melalui program BSI Maslahat yang sangat membantu petani khususnya dan masyarakat Mukomuko. T

entunya dengan sinergi ini bisa membantu pengembangan pertanian menjadi lebih baik lagi dan dapat mengangkat harkat derajat petani.  

BSI sudah memberikan bantuan RMU yang luar biasa kepada Perkumpulan Petani Mulya Mukomuko Sejahtra (PP M3S). Semoga kelompok petani penerima manfaat program ini dapat meningkat kesejahteraannya. 

Pemerintah Daerah tentu sangat mengharapkan sinergitas  dengan berbagai pihak terutama perbankan. 

Kehadiran perbankan melalui penyaluran dana KUR juga diharapkan dapat memutus rantai retenir yang selama ini dialami para petani. 

"Sekali lagi atas nama Pemerintah Daerah, saya menyampaikan terima kasih atas semua bantuan yang diberikan, harapannya masyarakat Mukomuko dapat makmur dan sejahtera," harapnya. 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved