Sabtu, 25 April 2026

Aksi Jambret di Bengkulu

Breaking News: Marak Aksi Jambret di Kota Bengkulu, Sehari Ada 2 TKP

Pada, Minggu (22/12/2024) jambret di kota Bengkulu beraksi di 2 lokasi berbeda dan menyasar pengendara motor.

Penulis: Bima Kurniawan | Editor: Hendrik Budiman
Kolase Rekaman CCTV/IG Bengkulu Info/Istimewa
Kolase Aksi Jambret di Lingkar Timur (kiri) dan Aksi Jambret di Jalan WR Supratman (Kanan). Pada, Minggu (22/12/2024) jambret di kota Bengkulu beraksi di 2 lokasi berbeda dan menyasar pengendara motor. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan  

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Marak aksi penjambretan di Kota Bengkulu yang menyasar ibu-ibu dan kaum perempuan saat mengendarai sepeda motor.

Pada, Minggu (22/12/2024) aksi jambret di kota Bengkulu ada 2 lokasi berbeda.

Pertama aksi jambret terjadi di jalan WR Supratman, Kelurahan Pematang Gubernur, Kota Bengkulu. 

Lalu lokasi kedua, berdasarkan rekaman amatir warga, video itu viral dan terjadi di jalan Salak, Lingkar Timur Kota Bengkulu.

Untuk aksi penjambretan di TKP jalan WR Supratman,  di depan Toko Bangunan Octa Jaya yang dialami  Rifah (70) terjadi pada Minggu  (22/12/2024) sekitar pukul 12.38 WIB

Pemilik toko bangunan Efrin membenarkan, peristiwa tersebut telah terekam cctv miliknya yang terpasang mengarah ke jalan depan tokonya. 

Baca juga: Penjelasan Pengelola Terkait Bocah Asal Kota Bengkulu Tewas Tenggelam di Suban Air Panas Curup

"Iya benar berdasarkan rekaman cctv pelakunya dua orang pria mengendarai motor," ucap Efrin kepada TribunBengkulu.com, Senin (23/12/2024).

Efrin mengungkapkan, untuk korban Rifah merupakan warga kelurahan Bentiring, Kota Bengkulu yang saat itu sedang mengendarai motor jenis metik Vario warna merah. 

Sedangkan, 2 orang pelaku berhasil mengambil gelang emas milik korban

"Iya ramai padahal di belakang korban itu ada motor lagi. Tapi mungkin karena ibu itu tidak teriak jadi banyak yang tidak menyadari," jelas Efrin. 

Setelah kejadian sekitar pukul 14.00 WIB, pihak kepolisian datang menemuinya untuk meminta hasil rekaman cctv. 

"Sekitar jam 14.00 polisi dari Polsek Muara Bangkahulu datang untuk cek cctv," terang Efrin. 

Gito Anak korban penjambretan menerangkan, telah melaporkan kejadian tersebut kepihak kepolisian. 

"Iya sudah dilaporkan tapi untuk hasil keterangan ibu belum sepenuhnya, dilanjutkan besok karena ibu sedang sakit," ungkap Gito. 

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian perhiasan emas berupa gelang seberat 9 Gram. 

"Kerugiannya gelang emas 9 gram sekitar belasan juta," ucap Gito.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved