Penganiayaan Pekerja Gerai di Medan
Polisi Selidiki Dugaan Dokter Koas Medan, Fladiniyah Aniaya Pekerja Gerai
Dokter koas Medan, Fladiniyah Puluhulawa diduga menganiaya Fitra Samosir karena tidak terima pesanan toping roti bakarnya kurang banyak.
TRIBUNBENGKULU.COM - Polrestabes Medan menyelidiki dugaan dokter koas Medan, Fladiniyah Puluhuluwa aniaya pekerja gerai makanan di salah satu jalan Kota Medan.
Adapun dokter koas Fladiniyah Puluhulawa yang diduga menganiaya pekerja gerai makanan bernama Fitra Samosir (26).
Fladiniyah Puluhulawa menganiaya Fitra Samosir karena tidak terima pesanan toping roti bakarnya kurang banyak.
"Kami akan melakukan serangkaian penyelidikan untuk menuntaskan persoalannya," ujar Kepala Polrestabes Medan Kombes Gidion Arif Setyawan dilansir Tribun-medan.com dari Kompas.com, Selasa (24/12/2024).
Ia juga menyampaikan sudah berkomunikasi langsung dengan Fitra.
Dari situ, Gidion mendapati keterangan Fitra mendapati luka lebam usai dianiaya oleh pelaku atau terlapor.
"Visum sudah dilakukan. Nanti kita akan minta keterangan korban, saksi dan lainnya untuk proses lebih lanjut," ujar Gidion.
Sebelumnya diberitakan, satu video bernarasi Fladiniyah menganiaya Fitra viral di media sosial.
Pemicunya lantaran Fladiniyah komplain soal kurang topping varian rasa dari roti bakarnya tersebut.
Awalnya rekan Fitra Samosir yang melayani pesanan Fladiniyah Puluhulawa.
Namun setelah kembali datang, Fladiniyah protes membawa sisa makanan yang dipesannya hingga melemparkannya kepada korban.
"Pas sekitar jam 5 sore kakak itu datang untuk beli roti bakar Bandung dan bukan sama saya pesannya tapi sama teman saya,
sekitar 1 jam kemudian setelah maghrib bawa sisa makanan dengan ga ada ngomong alasan apa-apa dia ngelempar makanan ke muka saya dan mencakar tangan saya, dan menjambak rambut saya,
lalu cakar kening saya dan marah-marah lagi, teriak-teriak histeris nendang saya," ungkapnya dilansir dari Youtube TvOneNews.
"'Itu rasa roti bakarnya (Topping) kok sedikit sekali', dia pesan cokelat keju," sambungnya.
"Sudah sisa dua potong lagi kan harusnya 10 potong,"
Korban saat itu hanya diam, namun Fladiniyah tiba-tiba kembali dan kemudian menarik rambut korban.
Tidak hanya itu, Fladiniyah juga mencakar korban di bagian tangan kiri dan di bagian kening kiri korban.
Fitra Samosir akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada bosnya dan membawa kasus tersebut ke polisi.
"Saya shock dan terkejut bang, saya tanya betul-betuk alasannya apa, jawabannya enggak jelas, terakhir dia bilang cokelat kejunya kurang banyak,"
"Padahal udah diomongi baik-baik dia malah pergi ngegas naik mobil, abis tu saya telpon owner dan pergi ke Poltabes.
Laporan tersebut telah dicatat Polrestabes Medan dengan nomor STTLP/B/3609/XII/2024/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara.
Dalam laporan tersebut, dikatakan Fladiniyah telah melakukan penganiayaan terhadap Fitra Samosir pada hari Kamis (19/12/2024) sekira pukul 19.10 WIB.
| Babak Baru Kasus Dokter Muda Fladiniyah yang Aniaya Penjual Roti, Bakal Dijemput Paksa Polisi |
|
|---|
| Polres Medan Kunjungi Korban Penganiayaan Dokter Koas, Fladiniyah Puluhulawa Bakal Dipanggil |
|
|---|
| Penjelasan Polrestabes Medan soal Dugaan Penganiayaan oleh Dokter Koas Fladiniyah |
|
|---|
| Dokter Koas Fladiniyah Ternyata Diberhentikan RS Pirngadi Medan Karena Bermasalah dengan Rekannya |
|
|---|
| Cerita Fitra Penjual Makanan Diniaya Dokter Koas, Fladiniyah Puluhulawa Gegara Toping Makanan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Polisi-Selidiki-Dugaan-Dokter-Koas-Medan-Fladiniyah-Aniaya-Pekerja-Gerai.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.