Minggu, 26 April 2026

Berita Kota Bengkulu

3 Hari Jelang Malam Pergantian Tahun 2025, Penjualan Kembang Api di Bengkulu Masih Sepi

3 Hari Jelang Malam Pergantian Tahun, Penjualan Kembang Api di Bengkulu Masih Tergolong Sepi

Penulis: Beta Misutra | Editor: Hendrik Budiman
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Pantauan penjualan kembang api di Bengkulu Sabtu (28/12/2024). Tiga hari jelang malam pergantian tahun baru 2025, penjualan kembang api di Bengkulu masih tergolong sepi. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Tiga hari jelang malam pergantian tahun baru 2025, penjualan kembang api di Bengkulu masih tergolong sepi.

Salah satunya seperti disampaikan Yogi salah satu penjual kembang api di kawasan Panorama Kota Bengkulu.

Namun Yogi mengaku, jika penjualannya masih normal bahkan tergolong sepi.

Dirinya tidak terlalu mengetahui apa penyebab pembelian kembang api masih sepi pembeli.

Hal tersebut kemungkinan karena kondisi perekonomian masyarakat, belum lagi saat ini tergolong tanggal tua dan banyak masyarakat yang belum gajian.

"Kalau sekarang masih bisa dibilang normal, bahka tergolong sepi jika dibandingkan dengan tahun kemarin," ungkap Yogi, Sabtu (28/12/2024).

Yogi sendiri berjualan bisa sejak pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB atau pukul 09.00 WIB, hingga malam hari sekitar lukul 21.30 WIB.

Baca juga: Rekayasa Lalu Lintas Titik-titik Rawan di Kota Bengkulu saat Malam Pergantian Tahun Baru 2025

Untuk kembang api yang ia jual juga cukup bervariasi mulai dari harga Rp 2 ribuan, Rp 5 ribuan, Rp 10 ribuan, Rp 30 ribuan, dan bahkan ada yang ratusan ribu.

"Untuk harga sendiri bisa dibilang tidak ada kenaikan, sama saja dengan tahun kemarin," ujar Yogi.

Terpisah Iwan pedagang petasan lainnya mengatakan hal yang tidak jauh berbeda dengan Yogi bahwa memang sampai hari ini penjualan kembang api masih tergolong normal.

Belum ada peningkatan penjualan yang ia rasakan sampai dengan H-3 malam pergantian tahun 2025 hari ini.

Akan tetapi jika berkaca dari pengalaman tahun sebelumnya, penjualan biasanya memang baru akan meningkat pada H-1 bahkan pada hari H malam pergantian tahun.

"Kalau untuk kembang api ini memang biasanya ramainya nanti setelah tanggal 30 dan 31 Desember. Karena biasanya untuk kembang api ini orang jarang beli dulu untuk persiapan, biasanya belinya ketika sudah mau digunakan," kata Iwan.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved