Jembatan putus di Bengkulu Selatan
Jembatan di Bengkulu Selatan Putus, Banyak Pengendara Nekat Terobos
Kondisi terkini Jembatan Padang Panjang, Bengkulu Selatang semakin hari semakin memperhatikan sejak rusak yang diakibatkan karena hujan deras
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Hendrik Budiman
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Kondisi terkini Jembatan Padang Panjang, Bengkulu Selatan yang putus karena hujan deras yang terjadi beberapa bulan yang lalu.
Pantauan TribunBengkulu.com saat berada di lokasi, jembatan ini masih belum ada perbaikan bahkan makin parah dan tidak bisa dilewatin baik itu kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat, sehingga jalan ini sudah ditutup sementara
Dikatakan salah satu warga Padang Panjang, Mamat (25) yang sedang menunggu di satu pondok sambil melihat pengendara yang lewat dan memberhentikan apabila masih ada pengendara yang masih nekat menerobos tanda jembatan putus.
“Disimpang 3 dari Manna menunju Bengkulu sudah pernah dipasang tanda oleh polisi dan spanduk juga, namun tidak berlangsung lama tanda dan spanduk itu sudah hilang mungkin dilepas sama orang iseng. Sehingga saat ini hanya ditandai dengan tanda kayu terlentang di jalan serta tanda polisi dan tulisan jembatan putus,” ujar Mamat saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Kamis (2/1/2025).
Meski sudah dikasih tanda masih banyak masyarakat terkhusus dari luar yang tidak mengetahui bahwa jembatan ini sudah putus sejak beberapa bulan yang lalu.
Sehingga mereka tetap mencoba untuk lewat dan dapat membahayakan penggendara.
“Namanya juga liburan tahun baru biasanya itu banyak masyarakat dari luar daerah sebagai petunjuk jalan yang ingin dikunjungi lewat google maps dan arah jalannya yang ditunjukkan masih banyak ke jalur sini. Sehingga saat ini saya berharap ketika tahun baru ini jembatan ini harus di jaga dan diarahkan agar tidak ada kejadian yang tidak kita inginkan,” jelas Mamat.
Selain penjagaan juga Mamat berharap, semoga jembatan ini bisa dieperbaikan segera karena sangat berpengaruh bagi masyarakat, seperti pekerjaan jadi terhambat semenjak jembatan ini putus.
“Kami yang sering melintas untuk bekerja membawa sawit ini jadi terganggu biasanya lewat jalan sini lebih dekat dan sekarang harus mutar di jalan dua jalur,” kata Mamat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Jembatan-Padang-Panjang-Putus-BS.jpg)